pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hadirkan Tim Cyber Untuk Antisipasi Berita Hoax

MAKASSAR, BKM–Menangkal hoax di tahun politik menjadi tema yang diangkat dalam seminar nasional oleh Garuda Jokowi (GRJK) Sulawesi Selatan di Hotel Jolin Makassar, Jalan Pengayoman, Minggu (25/11).
Dalam kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yaitu politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dr H Andi Jamaro Dulung Msi dan Edy Supriadi Budiman. Semonar yang dipandu moderator Rustam Ambo Sago juga diikuti Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri serta Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudy Pieter Goni.
Dalam penyampaiannya, Andi Jamaro Dulung meminta ke seluruh peserta khususnya angota GRJK agar senantiasa menjaga semangat dan perjuangan memenangkan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Amin) di Pilpres tahun 2019. Perlu juga dilakukan antisipasi untuk menangkal informasi – informasi bohong atau hoax yang sekarang ramai-ramainya mucul di tahun politik ini.
Selain itu, mantan anggota DPR RI dari PPP ini menilai jika tim Jokowi-Amin harus segera membuat atau menambah tim cyber untuk mengawasi informasi berita bohong atau hoax di sosial media. Tentu pembentukan tim cyber ini sebagai upaya dalam menangkal dan mengantisipasi beredarnya berita hoax yang merugikan pihak-pihak lain.
“Di tahun politik seperti ini harus kita bertarung dengan sehat, bertarung dengan sungguh-sungguh, bukan cara menyebar informasi atau berita hoax yang tentu untuk menjatuhkan pihak lain. Tim Jokowi-Amin harus membuat tim Cyber untuk menangkal dan mengantisipasi berita-berita bohong atau hoax,” katanya.
Ketua PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri juga mengatakan sangat merugikan ketika beredar informasi atau berita bohong dan hoax yang menyerang pihak tertentu. Bukan cuma itu saja, ujaran kebencian yang menjelek-jelekkan pihak lain untuk menjatuhkan tentu sangat disayangkan karena merugikan. “Saya sudah sampaikan kepada semuanya ketika ada orang yang menjelekkan kita, panggil orangnya lalu berikan pemahaman. Karena siapapun yang nantinya menjadi presiden, itu adalah presiden kita semua,” ucapnya.
Pertarungan politik di pesta demokrasi ini harus digelar sebaik-baiknya. Menjadikan sebagai kompetisi benar-benar bersih. Bukan sebagai pertarungan yang ingin menjelek-jelekkan orang. “Kalau tidak ada yang bisa diceritakan, diam saja. Sudah ada tim cyber yang dibentuk, dan sudah bekerja. Tapi ini tidak boleh saya ceritakan lebih jauh dulu,” tutupnya. (arf/rif)



×


Hadirkan Tim Cyber Untuk Antisipasi Berita Hoax

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar