MAKASSAR, BKM — Mahasiswa S2 Ilmu Komunikasi Pascasarjana Universitas Fajar (Unifa) menggelar seminar karya tulis ilmiah bertema Literasi Media di Tahun Politik di Hotel Demelia Jalan Pelita Raya, Sabtu (1/12/2018).
Seminar ini merupakan salah satu mata kuliah di Pascasarjana Unifa yang mewajibkan mahasiswanya mengelar seminar.
Lima mahasiswa yang menggelar seminar masing-masing Dudhy Rustandi, Hairuddin, Sulaiman, M Alamsyah dan Ihwan.
Dushy mengangkat tema Pers dan Kepemilikan Media, Hairuddin tulisannya bertema New Media dan Melek Politik, Sulaiman yang mengambil judul Media Sebagai Panggung Politik Kaum Muda, M Alamsyah dengan tema Media Sosial dan Politik serta Ihwan dengan tema Media dan Politik.
Sekretaris Fakultas Pascasarjana Unifa, Abdul Jalil yang sekaligus dosen mata kuliah Karya Ilmiah yang diseminarkan mengatakan, Pascasarjana Unifa mewajibkan mahasiswanya menggelar seminar sebagai pembelajaran.
“Seminar karya ilmiah ini mengajarkan mahasiswa berbicara di depan umum, mereka pula yang menjadi panitia sekaligus mencreate acaranya seperti seorang even organizer,” ungkapnya.
Dekan Fakultas Pascasarjana Unifa Makassar, Abdul Samad berharap hasil karya ilmiah yang diseminarkan ini memberikan pelajaran edukasi politik yang saat ini sudah memasuki tahun politik.
“Harapan saya seminar ini memberikan edukasi politik sesuai dengan temanya termasuk bagaimana bahaya hoax,” harapnya.
Salah satu pemateri, Dudy Rustandi dalam pemaparannya yang berjudul Pers dan Kepemilikan Media lebih banyak menyoroti kiprah pers sebagai pilar ke empat dalam demokrasi.
Ia menggambarkan perjalanan media di era perjuangan, orde baru, hingga reformasi. Selain itu akademisi STKIP Mega Rezky Makassar ini menyoroti konglomerasi media saat ini.
Sementara Hairuddin lebih fokus pada penetrasi penggunaan internet sebagai new media sebagai saluran komunikasi politik.
Bang Heru panggilan akrab Hairuddin juga mengajak peserta seminar untuk melek politik.
“Mari kita mencerna dengan baik apa yang disampaikan oleh para calon presiden. Mari memahami apa yang disampaikan para caleg. Tahapan lampanye ini sangat panjang sehingga masih panjang waktu untuk mempelajari program-program mereka,” paparnya. (rilis)

