BARRU, BKM — Pemkab Barru mengalokasikan dana sebesar Rp 9 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 untuk operasional siswa daerah (BOSDA). BOSDA merupakan program Pemkab Barru dalam mendampingi program BOS APBN.
Bupati Barru Suardi Saleh mengatakan besaran anggaran BOSDA sebanyak Rp 9 milyar lebih merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Barru. Kepedulian kami terhadap kemajuan pendidikan bahwa hal itu bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
“Tapi perlu adanya dukungan dari Pemkab sehingga sekarang melalui APBD kita programkan alokasi anggaran untuk BOSDA. Harapan kami dengan adanya BOSDA beban pendidikan masyarakat Kabupaten Barru bisa menjadi ringan dan kualitas pendidikan semakin meningkat, ” pungkasnya disela-sela pembukaan Jambore SPMI se Sulsel, Minggu (2/12).
Ditempat yang sama Kadis Pendidikan Kabupaten Barru, Dr Abustan AB yang dimintai keterangan menyatakan BOSDA yang diprogramkan Pemkab Barru merupakan langkah untuk menggantikan program pendidikan gratis yang sebelumnya digagas Pemprov Sulsel.
“Setiap sekolah minimal menerima BOSDA Rp 12 juta dengan rincian setiap siswa menerima Rp 200 ribu pertahun. Program ini merupakan gagasan Pemkab dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Barru,” pungkas Abustan (udi/C)
Pemkab Alokasikan BOSDA Rp 9 M
×

