BULUKUMBA, BKM — Pemkab Bulukumba mendorong seluruh pihak untuk memperkuat komitmen dalam pengendalian HIV/AIDS untuk menjadi perhatian utama di semua sektor saat pelaksanaan Peringatan Hari Aids se Dunia di Halaman Kantor Bupati Bulukumba, Senin (3/12).
Di Kabupaten Bulukumba ada 251 penderita HIV/AIDS hingga November 2018, dimana 31 kasus baru terjadi pada tahun 2018.
Wabup Bulukumba, Tomy Satria Yulianto selaku Inspektur upacara mendorong semua pihak untuk melakukan pengendalian dan pencegahan HIV/AIDS lebih gencar lagi.
“Ini harus menjadi keprihatinan kita bersama, karena tidak menutup kemungkinan jumlah sebenarnya yang ada di lapangan itu bisa lebih besar,” ujar Tomy
Meskipun RSUD Sultan Daeng Radja telah ditetapkan sebagai pusat rujukan di Kawasan Selatan Sulawesi Selatan. Namun harus disertai dengan kesiapan sumber daya manusia serta sarana dan prasana dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.
“Keterlibatan semua pihak, baik perangkat pemerintah daerah, lembaga kemasyarakatan dan lembaga keagamaan baik pemerintah maupun ormas harus betul betul berjalan secara sinergis dalam upaya penanggulangan dan pencegahan terhadap potensi yang menjadi faktor penyebab dari permasalahan ini,” ujarnya.
Tomy berharap, persamaan persepsi terkait konsentrasi bersama bisa dibangun dengan kuat agar harapan untuk mencegah dan menanggulangi penularan HIV/AIDS dapat berjalan dengan efektif sebagaimana yang kita harapkan bersama. (min/C)
2018, Terjadi 31 Kasus HIV/AIDS
×

