pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Imam: Saya Tidak Ingin Mendompleng

MAKASSAR, BKM–Meski usianya masih terbilang muda, namun politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel Imam Fauzan yakin langkahnya dalam kancah politik praktis akan melebihi apa yang telah dicapai oleh sang ayah yakni HM Amir Uskara.
Kini Imam Fauzan mengawali karir politiknya dengan menjadi calon anggota legislatif (caleg) untuk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melalui daerah pemilihan (dapil) I Sulsel atau Makassar A.
Imam Fauzan yang juga Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulsel ini ikut membedah peluang caleg muda PPP, di Warkop 212 Toddopuli Makassar, Minggu (2/12). “Saya masuk politik banyak yang kurang percaya, ada yang ragu tapi saya yakin bisa tepis keraguan itu. Berdasar pengalaman saya bisa memimpin 15 ribu lebih mahasiswa Indonesia di Singapura,”ujar Imam Fauzan.
Dengan modal pengalaman menjadi ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Singapura membuatnya semakin tertantang. Imam beralasan bahwa dengan memilih dapil Makassar padahal secara politik bisa mendulang suara di Dapil Gowa-Takalar juga ingin menepis stigma bahwa maju sebagai caleg karena faktor pengaruh orang tua. “Saya paling hindari dipilih karena orang tua. Makanya saya memberanikan bertarung di dapil makassar, karena saya mau tunjukkan kemampuan saya bagaimana maju dan terpilih,”jelas Imam.
Tak hanya itu, sebagai caleg DPRD Sulsel yang mewakili kalangan milenial, Imam juga memiliki visi besar untuk menumbuhkan sebanyak mungkin wirausahawan muda di provinsi yang didominasi sektor pertanian ini. Putra sulung Amir Uskara ini memandang entrepreneurship sebagai solusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran secara drastis. Satu wirausahawan baru akan menyerap banyak tenaga kerja, dan pada gilirannya akan melahirkan efek domino yang masih bagi pertumbuhan ekonomi dan menuntaskan kemiskinan. “Perjuangan prioritas saya adalah pemberdayaan entrepreneurship muda secara berkelanjutan melalui regulasi anggaran di DPRD. Pemuda-pemudi kita nanti tidak hanya diberi pelatihan dan modal usaha, tapi juga dikontrol secara berkelanjutan agar usahanya bisa berkembang pesat,”pungkas Imam. (rif)



×


Imam: Saya Tidak Ingin Mendompleng

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar