MAKASSAR, BKM–Presiden Joko Widodo rencananya akan menaikkan gaji pokok dan pensiunan pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2019. Kenaikan gaji dan pensiunan PNS diperkirakan mencapai sekitar 5 persen.
Ini dilakukan Jokowi agar kesejahteraan PNS makin baik, sehingga PNS makin termotivasi dan kualitas birokrasi semakin profesional dan bersih.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto pun mengapresiasi upaya pemerintah pusat tersebut. Menurutnya langkah itu dapat lebih meningkatkan kinerja PNS.
“Saya kira Bapak Presiden menaikkan gaji PNS dan pensiun ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan memberikan motivasi birokrasi dikalangan Apartur Sipil Negara (ASN). Kenaikan gaji PNS itu juga bisa mencegah terjadinya tindak korupsi,” kata Danny.
Danny pun berharap, para PNS bisa semakin bersih profesional, terjaga kesejahteraannya dan tentunya tak ada lagi yang bermalas malasan.
“Pegawai harusnya malu mi kalau masih mau bermalas-malasan. Mereka tidak boleh terlalu santai dan main-main, tapi harus lebih semangat. Dan tidak ada alasan bagi pegawai kerja asal-asalan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sudah sepantasnya birokrasi bekerja maksimal dan menjaga profesionalisme. Mereka harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pola pikir harus diubah dari dilayani menjadi melayani. Tapi jika masih ada yang bermalas-malasan, maka menurutnya sangat keterlaluan.
Olehnya itu, sisa masa jabatannya diakuinya akan benar-benar mengontrol, mengevaluasi dan mengawasi kinerja jajarannya. Agar kinerja birokrasi sesuai dengan belanja pegawai yang dikeluarkan pemerintah.
“Gaji para PNS ini dinaikkan, dengan begitu tidak ada lagi PNS yang berusaha cari uang sampingan dengan cara tak halal. Supaya jangan korupsi, jangan ada mark up anggaran dan sebagainya. Karena gajinya sudah besar, jadi fokus bekerja. Kan pemberian gaji itu berdasarkan kinerjanya” tutupnya.(nug/war/c)
Danny Respons Gaji PNS Naik 2019
×

