TAKALAR, BKM — DPRD Takalar menggelar paripurna penyerahan dua rancangan peraturan daerah (Ranperda). Dua Ranperda tersebut berisi tentang penyertaan modal ke PDAM Takalar dan Bank Sulselbar Cabang Takalar.
Suasana sempat alot saat Hasbullah Bali dari Fraksi Demokrat, mempertanyakan tahapan Ranperda yang disusun secepat kilat. Hasbullah Bali menjelaskan, pihaknya memilih walk out atau meninggalkan forum paripurna. Karena ada proses dan mekanisme yang tak jalan saat Ranperda digodok.
”Inilah jadual dan proses pembahasan Ranperda tersingkat dan membingungkan di Republik Indonesia. Bayangkan, melihat tahapan Ranperda ini ada kesan dipaksakan untuk segera disahkan,” kata Hasbullah Bali.
Kesan penyerahan dua Ranperda dipaksakan. Karena menurut Hasbullah Bali, Hari pertama rapat diadakan, langsung penyerahan Ranperda, hari kedua pemandangan umum, hari ketiga pembahasan, hari keempat laporan Pansus, dan hari ke 5 penetapan.
”Kami memilih keluar. Jika berbuntut hukum, kami tidak mau bertanggung jawab,” kata Hasbullah lagi. (ira/mir/c)
Fraksi Demokrat Tinggalkan Paripurna
×

