SINJAI, BKM — Kisruh pembangunan jembatan gantung Karampuang berbuntut. Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari melalui Kasi Intelijen Zainal Abidin mengakui memberi kesempatan kepada Kades Talle agar merampungkan proyek tersebut.
“Kami beri kesempatan merampungkan proyek tersebut sampai batas waktu yang ditentukan. Jika tidak maka persoalan tersebut akan diposes secara hukum,” tegas Zainal kemarin.
TP4D jelas Zainal akan Inspektorat menghitung progres pekerjaan dan jika ternyata dana yang dicairkan tak sesuai dengan progres pekerjaan maka kelebihan anggaran wajib dikembalikan.
Sementara Kadis PMD Sinjai A Zainal saat dikonfirmasi mengaku bengkalai pembangunan jembatan sudah berlangsung lama.
“Kami PMD akan membahas hal ini dengan Kades Talle untuk segera merampungkan proyek tersebut,” tegas Zainal.
Jembatan Gantung Karampuang, Desa Gareccing menghubungkan Leppang Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan. Pembangunannya terbengkalai. Progres pekerjaan baru mencapai 10 meter telah dipasangi papan diatas bentangan tali besi jembatan. Sedangkan diujung jembatan bagian sisi kanan terdapat beberapa besi penghubung tidak terpasang rapi.
Warga setempat Honto berharap agar pelaksana proyek untuk segera menyelesaikan pekerjaannya supaya bisa dinikmati masyarakat.
“Kasihan warga, kalau jembatan itu dibiarkan terbengkalai sementara harus berenang melintasi derasnya arus sungai utamanya saat musim hujan dan banjir tiba,” katanya, Rabu (12/12).
Proyek pembangunan jembatan diusulkan oleh masyarakat melalui Musrenbang Desa Gareccing dan Desa Talle. Sumber Anggaran Dana Desa (ADD) Rp 300 juta ditanggung kedua desa.
Kades Talle Abdul Rajab mengatakan kelanjutan proyek jembatan segera dilanjutkan
(din/D)
TP4D: Tidak Dirampungkan Kami Proses
×

