pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Lurah Tamalanrea: Yang Paling Berat di Dunia ini Adalah Memegang Amanah

MAKASSAR, BKM — Kepala kelurahan (Lurah) Tamalanrea, kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, berganti.

Lurah Tamalanrea kini dijabat oleh Andi Akmal, S.Sos yang sebelumnya menjabat Kasi Pemerintahan di kelurahan Tamalanrea Indah.

Andi Akmal menggantikan Aminuddin Thalib yang dipercaya menduduki jabatan eselon III (Kepala bidang) di Bappenda Pemkot Makassar.

Andi Akmal dan Aminuddin Thalib dilantik bersama ratusan lurah, dan pejabat eselon III dan II oleh Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar, Jumat lalu.

Lurah Tamalanrea Andi Akmal menuturkan bahwa, dirinya diberi tanggungjawab memimpin sebuah wilayah kelurahan, merupakan amanah. Tentu amanah ini harus dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat. “Jabatan itu adalah amanah, dan harus diemban dijalankan dengan baik. Tanggungjawabnya dunia dan akhirat,” ucap Andi Akmal.

“Yang paling berat di dunia ini adalah memegang amanah,” ketusnya.

Andi Akmal bukanlah orang baru di Tamalanrea. Ia adalah warga BTP yang sudah puluhan tahun bekerja dan berkarir di pemerintahan kecamatan Tamalanrea.

“Saya domisili di BTP, dan sudah puluhan tahun bekerja di instansi pemerintahan kecamatan Tamalanrea. Bahkan sebelum pemekaran wilayah Tamalanrea dari Biringkanaya, saya sudah di Tamalanrea. Hanya saja, jabatan lurah baru kali ini saya emban. Meski begitu, kulutur budaya dan karakeristik masyarakat Tamalanrea khususnya di BTP, saya sudah paham betul. Sehingga dalam mengemban amanah sebagai lurah di daerah ini, saya sudah tahu apa yang harus saya lakukan,” kata Andi Akmal.

Diakuinya, memimpin sebuah wilayah (kelurahan) tidak mudah. Dibutuhkan cara atau strategi dalam memajukan dan mengembangkan wilayah demi kesejahteraan masyarakat.

“Tentu dalam menjalankan roda pemerintahan di Tamalanrea, membutuhkan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat utamanya LPM, RT dan RW serta elemen masyarakat lainnya.

“Intinya kami harus membangun silaturrahmi dan komunikasi dengan baik dengan semua stakholder, dan semua elemen yang ada. Yang terpenting adalah kita selaku orang timur harus menjunjung tinggi budaya Sipakatau, Sipakalebbi dan Sipakainga’,” pungkas Andi Akmal.

• Bangun Balai Pertemuan Masyarakat

Menurut Andi Akmal, ada beberapa program yang akan direlaisasikan di wilayah kerjanya. Salah satunya adalah membangun baruga atau balai pertemuan warga.

Selama ini, kata dia, kelurahan Tamalanrea tidak memiliki baruga pertemuan. Dan itu sudah lama diusulkan dalam Musrenbang, namun belum terealisasi.

“InsyaAllah, kami akan membangun baruga pertemuan. Lahannya ada, di samping Kantor KUA BTP, disitu ada lahan luas (fasum), yang cocok sekali dibangun baruga pertemuan. Setahu saya lahan fasum/fasos itu sudah diserahkan ke Pemkot,” ujar Andi Akmal.

“Kalau program lainnya seperti soal kebersihan dan penataan wilayah, kami tinggal melanjutkan apa yang sudah berjalan selama ini. Namun harus ditingkatkan, dan diperbaiki apa yang menjadi kekurangan. Saya kira sejak Pak Aminuddin, semuanya sudah berjalan baik dan sistematik. Tetapi, ada beberapa sistem pengelolaan pemerintahan kelurahan yang mesti diperbaiki. Utamanya intern dalam kantor kelurahan sendiri,” terangnya. (drw)



×


Lurah Tamalanrea: Yang Paling Berat di Dunia ini Adalah Memegang Amanah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar