PANGKEP, BKM — Kabupaten Pangkep akan menutup 2018 dengan kesan indah. Hal ini dibuktikan dengan torehan empat penghargaan berlevel nasional berhasil diraih dalam periode Desember tahun ini.
Ke empat penghargaan tersebut, yakni Pangkep sebagai Kota Cukup Peduli HAM diserahkan Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly di Jakarta, Satyalencana Wirakarya Bidang Pemerintah Dalam Pengelolaan Pengembangan dan Pembangunan Kelautan yang diserahkan Presiden Jokowi diwakili Mendagri Tjahyo Kumolo di Luwuk Banggai pada hari Nusantara Nasional, Anugerah Kemahasiswaan dan Anugerah Parahita Ekapraya Bidang Penyetaraan Gender yang akan diterima di Istana Wapres Jakarta.
Bupati Pangkep, H.Syamsuddin Hamid dihadapan para ASN dan masyarakat yang hadir dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Kemenag Pangkep, baru-baru ini, mengatakan akan terus meningkatkan pelayanan ke masyarakat.
Sebenarnya sudah banyak hal telah dilakukan, namun masih ada saja pihak yang tidak mengakui keberhasilan tersebut.
Kadis Perikanan, Hj.Andi Faridah, yang dihubungi Minggu (15/12) menjelaskan jika Pangkep dinilai banyak memberikan perhatian terhadap 117 pulau yang dimilikinya.
Diantaranya, pemberian bantuan mesin dan kapal bagi nelayan di pulau, pembangunan tower untuk komunikasi, pembangunan dermaga untuk transportasi hingga pelayaran perintis untuk menjangkau pulau terluar serta pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan.
Sementara itu, Kadis Pemberdayaan Perempuan Pangkep, dr.Hartini,M.Kes, menjelaskan jika Pangkep meraih Anugerah Parahita Ekapraya karena Pangkep dinilai telah banyak menerapkan penyetaraan gender diberbagai bidang.
“Pengembangan sekolah perempuan ikut menjadi salah satu obyek penilaian sehingga kita memperoleh Anugerah Parahita Ekapraya,” ujar Hartini. (Udi)

