MAKALE, BKM — Staf Ahli Menpar RI Bidang Multikultural, Esthy Reko Astuti menabu gendang penutupan Kemilau Toraja 2018 di Plaza Kolam Makale akhir pekan lalu.
Menurut Esty yang juga Ketua Tim Calender of 2018 mengatakan, dukungan media dalam mempromosikan atraksi budaya dan destinasi pariwisata menjadi peniliaian utama bagi Kemenpar.
Dengan dukungan media jelas Esthy akan membuat destinasi wisata bisa dikenal para wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Saat ini Kemilau Toraja belum masuk Calender of Event 100 Wonderfull 2018. Sehingga Event 2019 menjadi tugas utama bagi Bupati dan Gubernur untuk lebih serius mempersiapkan Toraja Kemilau 2019 agar bisa masuk kalender tahunan Kemenpar.
Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, sangat menyayangkan karena Kemilau Toraja begitu 2019 belum masuk Calender of Event 100 Wonderfull Kemenpar.
”Indahnya kekayaan alam Tana Toraja, obyek wisata, adat dan budaya, komoditi kopi jika belum masuk Calender Event di Kemenpar,” tukas Nico. (gus/C).
Staf Ahli Kemenpar Tutup Kemilau Toraja
×

