pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Berontak, Dua Kaki Residivis Perampasan Gawai Didor

MAKASSAR, BKM — Seorang residivis perampasan gawai bernama Musriadi Supriyanto alias Adi (22) dibekuk aparat Polsek Tallo. Warga Jalan Arsitektur Perumahan Dosen Antang ini terciduk, Minggu (6/1) sekitar pukul 04.00 Wita di Jalan Suangga.
Ketika dibawa untuk pengembangan kasus mencari barang bukti hasil rampasannya, tersangka berontak dan mencoba melarikan diri. Tiga kali tembakan peringatan yang diberikan petugas tak diindahkannya. Tindakan tegas pun diambil. Dua butir timah panas akhirnya bersarang di kaki Adi.
Dilumpuhkan pada kaki kiri dan kanan, tersangka tak lagi bisa berkutik. Ia lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Tallo Kompol Amrin AT menuturkan, hasil interogasi mendapatkan pengakuan dari tersangka. Residivis perampasan gawai ini terakhir melakukan aksinya pada Minggu Minggu (37/12) di Jalan Sunu, Kompleks Unhas Baraya.
Korbannya seorang wanita bernama Rahmi. Beralamat di Jalan Pulau Sirih Selatan II Blok AE 31 Galaxy, Bekasi Selatan, Jakarta.
Sejumlah barang bukti yang diamankan dari tangan terangka. Masing-masing satu unit gawai merk Samsung A6 warna biru. Satu unit sepeda motor Yamaha Fino warna merah hati DD 6348 RU. Satu buah helm bertuliskan Grab warna hijau. Serta selembar baju kemeja biru tua motif.
Kanit Reskrim Polsek Tallo Iptu Ramli JR mengemukakan, penangkapan tersangka berlangsung saat tim Opsnal Polsek Tallo yang dipimpin Panit II Reskrim Ipda Muhiddin melakukan lidik pelaku curas dengan fokus pada ciri kendaraan, pelaku, waktu kejadian, serta motif.
Dari beberapa hasil lidik yang dikumpulkan, akhirnya mengerucut kepada seorang residis curas yang pernah ditahan di Polsek Panakukang sekitar tahun 2016. Dia adalah Musriadi alias Adi dan kemudian
”Tim akhirnya berhasil menangkap tersangka di tempat persembunyianya dalam perkampungan Suangga. Ketika dilakukan pengembangan kasus, tersangka mencoba meloloskan diri dari kawalan petugas. Tembakan peringatan yang diberikan tak dihiraukan. Akhirnya dilumpuhkan pada kedua kakinya,” jelas Iptu Ramli JR. (jul/rus)



×


Berontak, Dua Kaki Residivis Perampasan Gawai Didor

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar