PANGKEP, BKM — Warga Kampung Lipungan Caddi, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasa Te’ne dibuat geger. Sesosok bocah berusia 1 tahun 11 bulan ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di bekas lubang galian berisi air setinggi paha orang dewasa. Bocah diperkirakan tenggelam sekitar pukul 11.00 Wita, namun dinyatakan meninggal dunia saat baru tiba di Puskesmas Minasa Te’ne sekitar pukul 11.45 wita, Rabu (30/1). Bocah kecil itu bernama Muh Ryan Syahputra.
Ia ditemukan seorang bocah lainnya bernama Pandi (9). Ia yang pertama kali melihat korban dalam kondisi terapung di atas genangan air dilubang bekas galian dengan kedalaman sekitar 60 cm.
Seketika Pandi berteriak memanggil ibu korban, Hajratul Aswad (20) bahwa Ryan tenggelam di air genangan. Hajratul yang sedang mencuci pakaian langsung berlari ke belakang rumahnya. Jarak rumah korban dengan lubang bekas galian sekitar 10 meter .
Ibu korban histeris menyaksikan anaknya yang terapung di atas air genangan itu. Dia langsung melarikan anaknya ke Puskesmas Minasa Te’ne. Namun nyawa bocah malang itu tidak tertolong hingga dinyatakan meninggal dunia.
Kronologis kejadian, saat itu Hajratul Aswad sedang mencuci pakaian di rumahnya. Sementara anaknya bernama Ryan sedang bermain di halaman rumahnya. Tidak lama kemudian, muncul Pandi menyampaikan kalau Ryan terapung di atas genangan air.
Kapolsek Minasa Te’ne, AKP Hari Suwita yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa ini. Setelah menerima informasi, pihak kepolisian mendatangi tempat kejadian, kemudian melakukan olah TKP dan mencatat saksi-saksi.
”Selain melakukan proses penyelidikan. Pihak Polsek Minasa Te’ne menyambangi rumah korban untuk menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus memberikan bantuan langsung kepada keluarga korban berupa perlengkapan jenazah,” pungkas Hari. (udi/mir/c)
Bocah Ditemukan Tewas Terapung
×

