MAKASSAR, BKM–Dua petahana Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, kembali beradu kekuatan untuk bisa kembali terpilih menjadi legislator di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Makassar meliputi Kecamatan Manggala dan Panakukkang. Dua jargon yang santer disebut akan kembali terpilih untuk periode kedua adalah Syamsuddin Kadir dari Partai Golkar dan Caleg Partai Nasdem Makassar, Supratman.
REPORTER: ARDITHA
EDITOR: HAMZAH SAMAL
Syamsuddin Kadir mengaku semakin percaya diri pada pencalegkannya yang kedua ini. Bahkan dia memastikan akan kembali duduk di periode kedua. Pada Pileg 2014 lalu, Syamsuddin meraih suara sebanyak 5.174. Untuk Pemilu tahun 2019 ini, dia manargetkan 7.000 suara.
SK sapaan akrab Syamsuddin sebelumnya adalah peraih suara terbanyak di dapilnya dengan jumlah lebih dari lima ribu. Maka tidak heran jika kepercayaan dirinya bisa duduk kembali dan bersaing dengan petahana dan caleg pendatang baru tidak akan menemui kendala.
“Target 10 ribu sampai 15 ribu pun bisa. Tapi dengan syarat biaya politiknya juga mahal. Apalagi saya ini sudah lama terjun ke masyarakat bahkan sebelum saya menjadi anggota dewan,” ungkapnya, Rabu (13/2).
Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu Golkar Makassar ini, modal investasi sosial selama lebih 4 tahun mengabdi telah menjadi peluang besarnya. Selama ini apa yang dia lakukan tentu masih membekas di hati masyarakat. Dia mengaku telah mambantu masyarakar dengan membangun pasar jongkok tradisional, dimana fasilitas yang digunakan masyarakat adalah gratis. Syamsuddin mengklaim telah membangun delapan pasar kecil di Makassar.
“Dulu saya banyak berorganisasi di bidang sosial. Saya banyak membantu urus KTP warga. Saya membantu dengan ikhlas. Kalau ada lebih-lebih tanah kampling, saya bangunkan pasar-pasar tradisional. Jadi sampai sekarang kalau saya singgah belanja, kadang ada yang kasi sayur, ikan dan sebagainya secara graris,” tuturnya.
Sementara itu, Caleg Partai Nasdem Makassar, Supratman juga mengaku sangat percaya diri bisa kembali oppo. Di Pileg 2014, Supratman mengumpulkan suara 2.985. “Kalau ditanya bagaimana strategiku di periode ini, hampir sama dengan sebelumnya dan semua pasti mau lebih dari suara yang diperoleh sebelumnya. Semua lawan itu sama, tapi bagaimana kita jaga silahturahmi kita ke konstituen,” ucapnya.
“Jangan hanya fokus pada kontestasi dan berpikir menang atau kalah dan jangan juga menggunakan segala cara. Sebagai peserta pemilu, penting bagi kita untuk menjaga demokrasi tetap baik, berjalan sesuai dengan harapan,”tambahnya. Hanya saja baginya, tidak ada teman atau lawan, terkhususnya di Dapilnya. Dia mengedepankan politik gagasan, dibandingkan hanya sibuk menciderai sesama Caleg. “Penting bagi kita memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Tugas kita menyampaikan gagasan, karya dan prestasi untuk menjadi rujukan calon pemilih menentukan pilihannya. Jangan ada cara-cara saling menciderai, disitumi juga saya banyak yang nilai saya seperti apa dan tetap ke saya,” tutupnya. (ita/cha/b)

