pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sandi Minta Relawan Kawal Pelanggaran 15 Camat.

MAKASSAR, BKM–Video yang telah sepekan beredar dengan gambar 15 camat se-kota Makassar yang diduga menyatakan dukungan kepada calon Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin juga mendapat tanggapan dari calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno.
Sandiaga menilai jika apa yang dilakukan 15 camat melanggar sesuai aturan bagi aparat sipil negara (ASN).
Seperti diketahui bila ASN tidak boleh berpihak kepada salah satu calon walau dia memiliki hak pilih. Ini yang sangat disayangkan oleh Sandiaga Saluhuddin Uno. Apalagi bila dilakukan oleh seluruh Camat yang seharusnya menjadi contoh teladan bagi masyarkat dibawa mereka. “Kami sangat menyayangkan apa yang terjadi, khusunya di Makassar, menjadi satu pertunjukan di seluruh negeri, bahwa rasa keadilan kita yang mestinya hadir ini tercederai karena mereka ini adalah pamong masyarakat yang mestinya menjadi pengayom masyarakat secara keseluruhan bukan hanya aksi dukung mendukung,”ujar Sandiaga saat menyapa relawan di Grand Asia Hotel Makassar Boulevard Panakkukang, Minggu (24/2) malam.
Untuk itu, mantan Wakil Gubernur DK Jakarta ini meminta kepada seluruh pihak terkait, khusunya relawan Prabowo-Sandi di kota Makassar untuk melakukan pengawalan atas pelanggaran dilakukan oleh ASN tersebut. Apalagi kata dia, para camat tersebut telah merusak kaedah-kaedah demokrasi yang selama ini telah dibangun oleh semua pihak.
“Saya sampaikan, para relawan harus kawal, karena sekarang kita melihat bagaimana rasa keadilan dicederai, aparat-aparat negara yang mestinya netral, ternyata secara terbuka sudah melakukan dukungan yang menciderai semua aspek berdemokrasi. Saya minta para relawan mengawal ini,” tuturnya.
Jika ini tidak dilakukan pengawalan kata Sandi bisa terjadi kecurangan yang sangat massif. “Jangan sampai ini menjadi satu preseden yang akhirnya menjadi sebuah kecurangan yang sangat massif, karena dijalankan oleh sistem,” ujarnya.
Terpisah, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulsel, Syaiful Jihad mengatakan, walaupun pihaknya telah memintai keterangan 15 Camat di Makassar terkait dukungan salah satu paslon capres, namun hasil pemeriksaan belum bisa disampaikan.
Hal ini dikarenakan belum semua informan sudah dimintai keterangan oleh Bawaslu. Menurut Syaiful, semua pihak terkait viralnya video dukungan salah satu paslon harus diklarifikasi.
“Belum bisa disampaikan hasil pemeriksaan, masih banyak yang mau kita dapatkan informasi lain. Klarifikasi yang dilapor dan terlapor. Harus diklarifikasikan semua,” kata Syaiful.
Termasuk keterangan para camat, Syaiful juga mengatakan jika hal itu bagian dari perkara, jadi belum bisa disampaikan. “Camat-camat sudah dimintai keterangannya, nanti kalau dibutuhkan, kita panggil lagi. Itu bagian dari perkara, belum bisa juga kita sampaikan hasilnya,” tambahnya. (nug-arf/rif/c)



×


Sandi Minta Relawan Kawal Pelanggaran 15 Camat.

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar