MAMUJU, BKM — Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyampaikan hasil perjalanannya ke Dubai baru-baru ini kepada wartawan di Mamuju, kemarin. Gubernur menyatakan, sebelum berangkat ke Dubai beberapa hari lalu, dirinya sempat bertemu dengan pengusaha di Jakarta.
”Pengusaha inilah yang mengundang kami untuk ke Dubai. Bahkan, dialah yang memfasilitasi kami ke Dubai. Sebenarnya kami difasilitasi 16 orang, namun kami hanya 12 orang. Semua yang berangkat dibiayai dari perusahaan, baik untuk hotel maupun perjalanan kami ke Dubai,” ujar Ali Baal.
Dalam perjalanan ke Dubai, gubernur didampingi Kepala Bappeda Sulbar, Junda Maulana dan Kepala Biro Pemerintah Pemprov Sulbar, Wahab Hasan Sulur. Saat di Dubai itu, kata Ali Baal, pihaknya telah melakukan ekspose tentang potensi sumber daya alam yang dimiliki Sulbar.
Ali Baal juga mengungkapkan, ketika di Dubai itu dirinya bertemu dengan sejumlah pengusaha lainnya dari beberapa negara. Ada pengusaha dari Brazil, Finlandia, dan juga perusahaan perminyakan dari Rusia.
”Selain pihak pengusaha di Dubai yang menjamu kami, juga pihak Konjen,” katanya.
Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulbar, Wahab Hasan Sulur, mengatakan, keberangkatan mereka ke Dubai atas undangan Halji Holding. Dari hasil pemaparan yang dilakukan gubernur, pengusaha yang hadir dalam pertemuan menyampaikan minat untuk berinvestasi. Termasuk pada bidang perikanan. Kegiatan ekspor impor direncanakan dilakukan di Tampa Padang.
Pada sektor perhubungan dan pariwisata, materi pembahasan di antaranya pembangunan bandar udara di Polman dengan memadukan Pelabuhan Tanjung Silopo, juga pembangunan wisata bahari di Karampuang, Kabupaten Mamuju.
Sementara itu, Kepala Bappeda Sulbar, Junda Maulana, mengatakan, pengusaha dari Dubai akan datang ke Sulbar untuk melihat berbagai potensi yang ada di daerah ini. ”Data pendukung akan kita berikan berkaitan dengan rencana investasi yang akan mereka lakukan. Kita juga akan berikan data masalah bandara serta potensi ikan tuna yang ada di Sulbar,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertambangan dan Sumber Daya Mineral Sulbar, Amri Eka Sakti, mengemukakan, semua potensi sudah disampaikan gubernur saat berada di Dubai. Mulai dari energi baru terbarukan. Di antaranya potensi urainium, tambang batubara, dan potensi bayu angin.
”Ada sepuluh wilayah kerja yang sudah dieksplorasi. Dan tahun ini sudah dilakukan proses lelang di kementerian tentang potensi Migas yang ada di Sulbar. Mineral logam, bijih besi, batubara, dan mangan, harus melalui proses lelang. Sesuai aturan yang ada harus melalui kementerian. Jadi kalau memang berminat, maka kami tawarkan untuk membantu memfasilitasinya ke menteri ESDM,” aku Amri Eka Sakti. (ala/mir/c)
Gubernur Beberkan Potensi Sulbar di Dubai
×

