MAROS, BKM–Dalam waktu sepekan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros telah melibatkan 200 orang untuk melakukan perampungkan penyortiran surat suara calon anggota DPRD Provinsi dan DPR RI.
Komisioner KPU Maros, Saharuddin Datu yang dihubungi Rabu (20/3) mengatakan, untuk kertas suara DPD dan Calon Presiden RI, KPU Maros masih menunggu dari Makassar.
Berdasarkan jadwal, kertas suara DPD dan Presiden RI sudah tiba di pelabuhan Makassar pada Jumat mendatang akan dibawah ke Maros.
“Kabarnya, surat suara DPD dan Calon Presiden sudah tiba di pelabuhan dari Jakarta. Hari Jumat dibawa ke Maros untuk disortir,”ujar Datu.
Penyortiran surat suara semua jenis, dijadwalkan rampung dalam waktu 10 hari. Penyortir tinggal memiliki tiga hari perampungan.
Jika kertas suara DPD dan Presiden lambat masuk ke Maros, kemungkinan besar waktu penyortiran juga akan molor. “Jika surat suara tiba Jumat, kami langsung sortir. Tapi jika tidak, kemungkinan waktunya kami tambah. Tapi semoga segera tiba di Maros,” kata Datu.
Surat suara yang disortir tersebut akan digunakan warga yang sudah terdaftar sebagai pemilih tetap (DPT). Jumlanya mencapai 245.041 jiwa.
Untuk upah, KPU Maros mengucurkan anggaran sebesar Rp 190 juta untuk diberikan kepada 200 petugas sortir. “Kalau upah, kami borong. Kami hanya siapkan Rp 190 juta. Nanti mereka yang bagi rata. Kami serahkan uang itu setelah rampung penyortiran,” kata Datu.
Selama tujuh hari terakhir, Polres Maros menugaskan personelnya untuk berjaga ketat di gudang penyimpanan surat suara.
Polisi standby di depan pintu ruang penyortiran untuk memastikan tidak terjadinya kecurangan.
Setiap penyortitr yang akan masuk di ruangan, akan digeledah polisi. (ari/rif/c)
Hari Ini Kertas Suara Pilpres dan DPD Tiba
×

