MAMUJU, BKM — Aksi protes yang dilakukan warga dengan menanam pohon pisang di salah satu titik di Jalan Soekarno-Hatta, pada Rabu sore (20/3), langsung direspon pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju. Adanya beberapa bagian jalan yang berlubang telah memunculkan keresahan bagi warga setempat.
Bupati Mamuju, H Habsi Wahid langsung memerintahkan jajarannya untuk segera merespon keluhan tersebut. Ditemui usai membuka kegiatan pembinaan kelompok informasi masyarakat yang dilaksanakan Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Mamuju, Kamis (21/3) di Hotel D’Maleo, Habsi Wahid menuturkan, pemerintah daerah tidak boleh menutup mata atas berbagai keluhan masyarakat yang memang sifatnya darurat untuk segera ditindaklanjuti.
”Kita harus tanggap dalam merespon segala potensi yang dapat merugikan kepentingan orang banyak,” tegasnya
Namun demikian, bupati sebaliknya berharap kepada masyarakat agar dapat bersabar. Karena upaya realisasi pembangunan infrastruktur termasuk pemeliharaannya, tentu membutuhkan biaya tidak sedikit. Olehnya itu, semua dilakukan secara bertahap,. Mengingat, kemampuan anggaran juga sangat terbatas. Meski begitu, pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu sektor prioritas yang akan menjadi perhatian utama dalam rangka percepatan pembangunan.
Merespon hal itu, tak sampai 24 jam Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mamuju langsung mengambil tindakan dengan segera memperbaiki titik jalan dimaksud. Kepala Dinas PU Mamuju, Salihi Saleh, menjamin, perbaikan jalan di Soekarno Hatta akan langsung dilakukan hari ini (kemarin).
Secara teknis ia menjelaskan, sesungguhnya jalan yang telah sejak lama diusulkan menjadi jalan nasional tersebut sudah akan diperbaiki dengan status peningkatan jalan. Namun dana dari pemerintah pusat urung dialokasi.
Mengingat ditahun yang sama telah terjadi musibah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Sehingga alokasinya terpaksa dialihkan ke sana. Meski begit, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur akan tetap dilakukan dengan perencanaan dan kajian terhadap titik lokasi berdasarkan aspek dengan skala prioritas.
Secara khusus terhadap jalan rusak di dekat kantor bupati (Jalan Soekarno-Hatta), Salihi mengatakan, perbaikannya juga telah diagendakan sebelumnya. Namun alat berat yang diperuntukkan melakukan proses pemeliharaan jalan, beberapa waktu lalu harus dialihfungsikan untuk membantu proses normalisasi dampak bencana banjir di Kecamatan Kalukku.
Sehingga perawatan jalan harus tertunda. Namun demikian, ia menegaskan hari ini telah menarik alat berat tersebut ke Mamuju untuk segera memperbaiki beberapa titik jalan yang harus segera ditangani. (ala/mir/c)
Pemkab Langsung Lakukan Perbaikan
×

