SIDRAP, BKM– Aparat Polres Tator mengamankan salah seorang warga yang mengamuk di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Mapolres Sidrap, Jumat (22/3). Petugas keamanan dari Linmas TPS dan polisi bergegas mengamankan orang tersebut atas perintah Ketua KPPS.
Persitiwa tersebut terjadi saat kegiatan simulasi pengamanan Pemilu di Mapolres Sidrap akhir pekan lalu.
Sebelum diamankan warga tersebut mengamuk karena ingin memaksa masuk mencoblos padahal tidak memenuhi persyaratan sebagai pemilih.
Kegiatan simulasi juga memperlihatkan sejumlah permasalahan atau potensi kerawanan lainnya seperti ada orang yang ingin mengacaukan pemungutan dan penghitungan suara.
Kapolres Sidrap, AKBP Budi Wahyono mengatakan, simulasi bertujuan untuk lebih mengetahui potensi apa yang bisa terjadi saat hari pencoblosan nanti.
“Semua permasalahan yang telah diidentifikasi itu akan kita lakukan pencegahan secara massif di semua lokasi TPS,” katanya.
Kabag Ops Polres Sidrap, Kompol Ilyas Ardi menambahkan, bahwa ada 363 personil Polres Sidrap akan diturunkan mengamankan 889 TPS.
Sejumlah TPS di Sidrap yang banyak itu pengamanannya dibagi tiga kategori yaitu kurang rawan 789 TPS, itu akan dijaga 1 personil 3 TPS.
Kemudian 97 TPS rawan, itu akan dijaga 1 personil 2 TPS. Selanjutnya TPS sangat rawan itu ada 3 TPS akan dijaga 1 personil 1 TPS. (ady/C)
Polisi Amankan Pemilih Ngamuk di TPS
×

