MAKASSAR, BKM–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar melakukan sosialisasi terkait pelestarian air kepada beberapa stakeholder terkait antara Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Perguruan Tinggi, maupun pengelola sumber air lainnya, Senin (25/3) di Hotel Claro Makassar.
Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Haris Yasin Limpo menuturkan jika pelestarian itu sangat penting, karena sumber air yang dikelola PDAM, berasal dari pelestarian air. Air yang telah dilestarikan ini merupakan sumber untuk dikelola menjadi air bersih.
Haris mengatakan, jika pelestarian air tidak terjaga dan tidak terpelihara dari awal, maka tidak menutup kemungkinan Kota Makassar nantinya akan kekurangan air.
“Seandainya pelestarian air kita ini tidak ada dari awal, mungkin kita krisis air nantinya, ini akan berbahaya bagi kehidupan di masa yang akan datang,” ungkap Haris.
Agar pelestarian air ini ada, maka diperlukan program PDAM. Salah satu yang menjadi program dari PDAM ini yakni SDG’s. Program tersebut, sambung Haris yakni dalam rangka strategi nasional, dan ini bisa tercapai pada tahun 2020 mendatang.
“Kalau mau mencapai program ini, tidak bisa kalau air bakunya tidak tersedia, olehnya itu di musim penghujan berupa banjir, di musim kemarau hilang air. Itu artinya sustainable access ke air bersih kita tidak terjamin,” ulasnya.
Olehnya itu, kata Haris, perlu ada diskusi bersama sehingga bukan hanya tugas dari instansi tertentu, apakah itu dari balai atau instansi vertikal.
“Ini merupakan tugas kita semua termasuk LSM dan masyarakat umum, Pemerintah, Pengelola air, maupun para akademisi, itu tugas kita semua,” ujarnya.(nug/war/c)
PDAM Sosialisasi Air Bersih
×

