SIDRAP, BKM — Bupati Sidrap, H Dollah Mando (DM)meninjau proyek revitalisasi Danau Tempe di Kelurahan Wette’e Kecamatan Panca Lautang, Minggu (7/4) kemarin.
Tiga pulau buatan dari sedimen yang dikeruk dari dasar Danau Sidenreng guna menambah volume tampung danau dari proyek tersebut.
Dalam kunjungan DM dan rombongan diterima Site Operation Manager, Sri Suyatno dan Site Engineer Manager, Donny Kurniawan Susanto. Dia mengatakan, proyek tersebut, sekitar 100 hektar persawahan di Kecamatan Panca Lautang bisa terpenuhi kebutuhan air terutama di musim kemarau.
“Jadi petani di Panca Lautang sudah bisa menikmati panen dua kali setahun sama dengan kecamatan lain di Kabupaten Sidrap,” ujar Dollah.
Selain pertanian proyek tersebut juga akan memberi nilai tambah pada sektor perikanan dan pariwisata.
“Sehingga akan menambah pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dibanding sebelumnya,” papar Dollah.
Bertambahnya daya tampung danau berimbas meningkatnya meningkatnya volume air baku untuk pertanian dan meningkatnya produksi ikan serta dapat meminimalisir terjadinya banjir.
Pulau buatan dapat menjadi destinasi wisata baru di Bumi Nene Mallomo. Rencananya, proyek ini rencananya akan rampung tahun ini.
PPK Proyek RDT, Muh Akil mengatakan revitalisasi dilakukan karena Danau Tempe merupakan salah satu dari 15 danau kritis di Indonesia.
Kondisi Danau Tempe mengalami pendangkalan akibat masifnya pertumbuhan eceng gondok, sedimentasi dan okupasi lahan.
“Ini yang akan dikeruk. Karena pendangkalan ini kerap memicu banjir karena daya tamping berkurang. Hasil pengerukan nanti berupa lumpur endapan akan dijadikan bahan membangun pulau buatan,” tukasnya. (ady/C)

