MAKASSAR, BKM–Pemilu legislatif (Pileg) 17 April nanti sangat menarik lantaran diikuti banyak tokoh, khususnya calon anggota legislatif (Caleg) dari berbagai partai politik.
Berdasarkan bocoran survei sejumlah lembaga terdapa tiga partai yang diunggulkan untuk meraih 2 kursi di DPRD Sulsel dari daerah pemilihan (Dapil) Sulsel 1 atau Makassar A.
Yang paling banyak diminati pemilih Makassar dari berbagi faktor itu dimiliki oleh Partai Nasdem, kemudian Gerindra dan ketiga Golkar.
“Nasdem hampir pasti mengunci dua kursi untuk DPRD Sulsel dari Dapil Sulsel I atau Makassar A. Fenomena menarik lainnya yakni turunnya perolehan suara Golkar karena berbagai persoalan. Ini memunculkan peluang Nasdem untuk memunculkan tambahan kursi di Makassar A”ujar dosen politik Unibos Dr Arief Wicaksono, di warkop Dottoro Topaz Panakkukang Makassar Minggu (7/4).
Begitupula Partai Gerindra yang diuntungkan oleh ekor jas juga punya potensi untuk mendapatkan dua kursi
tapi untuk saat ini Nasdem yang lebih berpeluang meraih dua kursi.
Diinternal Nasdem para caleg giat melakulan sosialisasi dan penggalangan utamanya Andi Rachmatika Dewi alias Cicu yang kini memuncaki survei di Sulsel I.
Arief menambahkan bahwa bagi Caleg yang berpeluang memperebutkan kursi kedua setelah Andi Rachmatika Dewi yakni Andi Arham Basmin Mattayang, Andry Prasetyo Tanta, Dr Bob, Riska Mulfiati Luthfi dan Saad Iranda Dollar.
“Arham lebih berpeluang masuk di grass root untuk membangun jaringan sehingga mampu meraih lebih banyak dukungan”ujar Arief.
Sementara Pengamat Politik dari UIN Alauddin Makassar Dr Firdaus Muhammad mengemukakan bila isu yang menguntungkan bagi setiap caleg agar masyarakat dapat melakukan hak pilihnya di TPS.
Selain itu karena bersamaan dengan Pilpres, maka tentu partai bisa diuntungkan dengan banyaknya tokoh yang ikut bergabung termasuk Wali kota Makassar Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto.
“Sekarang pertanyaannya, adakah komunikasi politik Nasdem dengan Pak Danny meski bukan merupakan pimpinan di partai”ujar Firdaus.
Selain itu, yang menarik adalah karakeristik atau pengaruh orang tua kepada anak yang menjadi caleg. Setidak tidaknya bisa berguru, menerima stimulis hingga memanfaatkan jaringan orang tua.
Meski Arham tidak menjual nama orangtuanya, tapi setidaknya bisa dilihat gerakannya hingga programnya
“Seperti dalam sehari Arham bisa mendatangi 20 titik kelurahan dalam sehari. Ini yang sangat menarik”pungkas Firdaus. (rif)
Survei Arham Dekati Cicu
×

