MAMUJU, BKM — Selama sebulan lebih warga Dusun Sama, Kabupaten Mamuju, mengungsi pascabanjir bandang melanda daerah tersebut. Kini, warga korban banjir bandang telah mendapatkan lahan untuk relokasi.
Sejumlah warga korban banjir bandang, sekarang telah membangun rumah di lokasi relokasi. Letak lokasi tersebut berada tidak jauh dari tenda pengungsian mereka di kawasan Dusun Gentungan, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.
Kepala Dusun Sama, Basir, mengemukakan, kepastian lokasi relokasi warga Dusun Sama itu berdasarkan hasil pengukuran dan pembayaran yang dilakukan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Mamuju.
Lokasi relokasi warga Dusun Sama itu seluas lebih satu hektare. Satu kepala keluarga rencananya akan mendapatkan lahan seluas 7×8 meter sebagai lahan perumahan. ”Luas lahannya belum disampaikan secara resmi. Tapi berdasarkan keterangan petugas dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Kabupaten Mamuju yang melakukan pengukuran, luasnya lebih satu hektare. Pembayaran harga tanah sebesar sepuluh persen sudah dilakukan dinas perumahan rakyat, kawasan permukiman dan pertanahan Kabupaten Mamuju langsung kepada pemilik lahan. Kemungkinan, satu KK akan mendapatkan tanah seluas 7×8 meter,” ucapnya.
Pembangunan kawasan perumahan itu rencananya dibantu pemerintah. Tapi tentu harus melalui proses. Karena lahan itu akan dibuatkan sporadik atau surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah satu per satu.
Sebanyak 59 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 273 jiwa yang didominasi anak-anak dan perempuan mengungsi dari rumah-rumah mereka di Dusun Sama. Karena mereka kuatir akan terjadi longsor, pascabanjir bandang menerjang kawasan itu.
Pada saat banjir bandang, sebanyak lima rumah warga di Dusun Sama, hilang terseret air. Kemudian pascabanjir bandang tersebut, warga kembali panik setelah adanya retakan di kawasan perbukitan yang mengelilingi Dusun Sama.
Akhirnya, pada Kamis (7/3), warga Dusun Sama mengungsi di kantor Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku selama tiga hari. Namun setelah masa tanggap darurat berakhir pada Minggu (10/3) lalu, warga akhirnya mencari tempat pengungsian sendiri setelah menolak dipulangkan ke rumahnya masing-masing.
Hingga saat ini, sebagian warga Dusun Sama masih bertahan di lokasi pengungsian sementara lainnya membangun rumah di lahan relokasi. (int)
Korban Banjir Bandang Mulai Bangun Rumah
×

