pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemkot dan KPK Tinjau Langsung Aset Bermasalah

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar bersama Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meninjau langsung sejumlah aset milik Pemerintah Kota Makassar yang bermasalah di beberapa lokasi di Kota Makassar, Rabu (1/5).
Aset bermasalah yang ditinjau langsung antara lain, Taman Laguna Losari, Terminal Regional Daya, Kawasan Pergudangan Pelita Agro, Fasum Perumnas RS. Faisal, Fasum eks Terminal Toddopuli serta CCR di Jalan Toddopuli Raya Timur.
Peninjauan tersebut dilakukan dari berbagai jajaran dari Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan pihak Kejaksaan Negeri Makassar. Peninjauan ini juga merupakan tindak lanjut hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) Korsupgah KPK bersama Pemkot Makassar.
Koordinator Wilayah VIII Korsupgah KPK, Adliansyah Malik Nasution pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya baru mendengar banyaknya persoalan aset di Kota Makassar. Setidaknya ada 25 item aset bermasalah yang diprioritaskan untuk diselesaikan.
“Intinya ada 25 aset bermasalah yang kita bahas. Macam-macam, berupa aset tanah dan bangunan. Ada dikuasai pihak lain, ada dikerjasamakan, tapi hasilnya tidak diperoleh oleh pemkot,” kata Adliansyah.
Aldiansyah menambahkan, peninjauan tersebut untuk memastikan kondisi di lapangan juga memperkuat dugaan.
“Kemarin sebenarnya kita sudah melakukan pertemuan dengan Wali Kota Makassar, dan kita juga sudah lihat kondisi administrasi permasalahan itu, sekarang kita lihat fisik,” ujarnya.
Usai melakukan peninjauan, Adliansyah menilai aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Makassar menarik untuk ditindak lanjut. Bahkan kata dia, jika semua pihak terkait bertindak, maka aset bermasalah milik Pemerintah Kota Makassar bisa dikembalikan.
“Insya Allah kita bisa temukan hasil yang baik. Nanti kita minta di provinsi untuk menerbitkan surat kuasa khusus untuk tindaklanjut berikut dan kita koordinasikan,” ujarnya.
Sementara Wali kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku walaupun masa jabatannya tinggal delapan hari, dirinya tetap ingin mengembalikan semua fasum dan fasos yang dikuasai oleh oknum lain.
“Tinggal delapan hari masa jabatan saya, janji saya dengan rakyat saya ingin kembalikan semua fasum-fasos yang pernah hilang atau dikuasai orang lain. Saya datang sebagai walikota bukan mengurangi Fasos dan Fasum saya ingin mengembalikan itu janji saya,” ujar Danny.
Danny bersyukur pengembalian fasum-fasos milik Pemerintah Kota Makassar telah di dampingi KPK untuk membantu dan mendalami permasalahan Fasum dan Fasos milik Pemkot Makassar.
“Alhamdulillah beliau membantu secara penuh, termasuk hari ini kita terjun langsung memastikan aset yang bermasalah, supaya tidak bias,” ujar Danny.
Adapun jumlah fasum dan fasos milik Pemerintah Kota Makassar, sambung Danny yakni sekira 700 item yang masih tahap pengejaran.
“Dulu pertama kita temukan 200 kemudian menjadi 400 sekarang 700 item. Kita kejar terus kalau saya lihat bisa 1000,” tutup Danny.(nug/war/c)



×


Pemkot dan KPK Tinjau Langsung Aset Bermasalah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar