MAMUJU, BKM — Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Surawahadi, menutup secara resmi latihan pratugas operasi Satgas Yonif 721/Makkasau dalam rangka tugas operasi pengamanan perbatasan Darat RI-PNG di Lapangan Abubakar Lambogo Enrekang, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulsel.
Penutupan ini dihadiri Danrem 142/Tatag, Kolonel Inf Eventius Teddy Danarto, Danrindam XIV/Hasanuddin, Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin, Kasi Ops Rem 142/Tatag, serta para Kabalak Aju Rem 142/Tatag.
Pangdam XIV/Hasanuddin sesaat sebelum menutup latihan tersebut, mengatakan, dengan berakhirnya latihan pratugas ini, para prajurit yang dipersiapkan untuk melaksanakan tugas pengamanan di perbatasan Provinsi Papua-PNG, diharapkan telah memiliki kesiapan tinggi dalam menghadapi penugasan yang akan diemban.
Namun demikian, dari seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi. Di antaranya pos pelaku sampai hari H belum siap ditempati dan perwira perhubungan kurang aktif dalam mengkoordinir tugas perhubungan. Sehingga komunikasi terlambat serta masih ditemukan beberapa anggota yang kurang menguasai pengetahuan tentang daerah operasi.
Lebih lanjut Pangdam mengatakan, hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah bahwa pengetahuan dan keterampilan yang telah saudara terima selama mengikuti latihan pratugas, tentu masih memerlukan pembuktian nyata di lapangan, mengingat materi yang telah dilatihkan selama ini tidak selamanya sama dengan kondisi faktual yang akan dihadapi di medan penugasan.
”Saya ingatkan kepada para prajurit, sekalipun latihan pratugas ini telah berakhir, namun saudara harus tetap berupaya meningkatkan kemampuan diri masing-masing,” tegas Pangdam.
Diketahui latihan Pratugas ini dibuka pada tanggal 25 April 2019 oleh Kasdam XIV/Hasanuddin mewakili Pangdam di Mako Yonif 721/Makkasau Benteng Pinrang. Selanjutnya para prajurit menuju ke tempat latihan selama 12 hari di wilayah pegunungan Enrekang.
Setelah penutupan Pratugas Pangdam XIV/Hasanuddin berpesan kepada seluruh prajurit.
”Tugas kalian tidak ringan, maka persiapkanlah semuanya dengan baik. Karena apabila persiapannya baik, maka tugasmu pun akan baik. Waktu yang ada agar dimanfaatkan.
Kamu harus berhasil dan selamat, berhasil adalah mutlak tetapi harus selamat,” tandas Pangdam.
Ditambahkan Pangdam, setelah latihan ini berakhir segera lakukan evaluasi segala kekurangan yang ada. Masih ada waktu untuk memperbaiki segala kekurangan sebelum berangkat ke daerah tugas. ”Prajurit umumnya adalah siap bertempur. Dan kalian adalah pemenangnya. Ini yang harus ada di dadamu. Sempurnakan kemampuanmu,” pesan Mayjen Surawahadi. (ala/mir/c)
Pangdam XIV/Hasanuddin Tutup Pratugas Yonif 721
×

