TOPOYO, BKM — Memasuki tahun keempat masa pemerintahannya memimpin Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), duet H Aras Tammauni sebagai bupati dan H Amin Jasa sebagai wakil bupati, terus melakukan pembenahan dan penataan untuk membuat Kabupaten Mateng menjadi yang terbaik sama seperti kabupaten lainnya.
Hanya saja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mateng kini terkendala pada minimnya jumlah tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN). Wabup Mateng, Amin Jasa, ketika ditemui BKM di ruang kerjanya, baru-baru ini mengakui kalau Kabupaten Mateng saat ini masih serba kekurangan. Terutama pada jumlah pegawai atau ASN.
Tapi pihaknya tidak melihat dari segi itu. Karena telah menunjukkan suatu kemajuan terhadap perjalanan pemerintahan di Kabupaten Mateng. Sedangkan pada proses pemerintahan di Kabupaten Mateng, memang masih kekurangan pada tenaga ASN. Di antaranya untuk tenaga kesehatan, tenaga guru, serta ASN lain pada seluruh OPD yang ada di seluruh lingkup Pemkab Mateng.
”Langkah kami dalam melakukan pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Mamuju Tengah ini, terus kita lakukan kerjasama yang baik antara seluruh aparat dan stakeholder yang ada di Mateng. Juga kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Mateng,” kata Wabup Amin Jasa.
Dijelaskan, pada program pembangunan yang telah dilakukan saat ini dengan berdasar pada RPJMD, baru empat tahun yang telah dilaksanakan Bupati H Aras Tammauni dan Wakilnya H Amin Jasa.
”Saat ini sudah 80 persen pelaksanaan pembangunan pemerintahan yang telah dilakukannya. Bahkan juga mampu memperlihatkan terhadap kemampuan menggenjot pada PAD dengan capaian sangat besar diperolehnya. Yakni mampu ditingkatkan capaian PAD sebesar Rp50 miliar per tahun. Ini menunjukkan adanya kerjasama dan membangun sinergitas antara aparat pemerintahan yang ada di seluruh stakeholder di Mamuju Tengah serta kepada masyarakat. Karena tanpa ada kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, maka itu tidak akan bisa kita capai seperti saat ini,” paparnya. (ala/mir/c)
Mateng Masih Butuh ASN
×

