LUTIM, BKM — Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler membuka secara resmi Rapat Kerja (Raker) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Timur di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (25/6).
Kepala Bidang KBKR BKKBN Sulsel Wardihan mengatakan Luwu Timur merupakan daerah yang paling menonjol diantara 24 Kabupaten/Kota di Sulsel aktif mencegah stunting.
Menurutnya, pencegahan stunting bisa berhasil karena dukungan dan kerjasama seluruh elemen terkait. “Saya apresiasi dukungan Pemkab dalam mendukung program KB dan pencegahan stunting,” jelasnya.
Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengaku sangat mendukung program pembangunan keluarga dan KB. Menurutnya, momentum rakerda ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama pengelola program KKBPK mewujudkan target sasaran RPJMD dan RENSTRA P2KB tahun 2016-2020. Meningkatkan komitmen dan peran semua stakeholder dan mitra kerja agar berperan terhadap pengembangan kampung KB, dimana saat ini telah terdapat 24 Kampung KB di Luwu Timur.
“Khusus di kampung KB, saya sangat berharap kegiatan ini meningkatkan komitmen lintas sektor dan mitra kerja dalam pengembangan kajian analisis dampak kependudukan terhadap berbagai aspek dan isu aktual,” tutupnya.
Sekretaris DP2KB Kabupaten Luwu Timur, Muh Arsyad mengatakan, program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga merupakan program sinergitas yang harus menjadi program perhatian bersama yang penanganannya harus dilakukan dengan cara multi program, multi sektor dan bersinergi.
Berdasarkan kebijakan pembangunan nasional tahun 2015-2019, BKKBN diberi mandat oleh pemerintah mensukseskan agenda pembangunan nasional khususnya agenda prioritas ke-3 membangun Indonesia dari pinggiran. Memperkuat daerah dan desa dalam rangka negara kesatuan yang di implementasikan di Kampung KB. Agenda prioritas ke-5 meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui program tribina dan triad KPR serta agenda prioritas ke-8 revolusi karakter bangsa. (rls)
Husler Buka Rakerda DP2KB
×

