TAKALAR, BKM — Bupati Takalar, H Syamsari Kitta bersama tim pengembangan kawasan dari PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) melakukan kunjungan ke China sebagai upaya menindaklanjuti rencana pembangunan kawasan industri di Kecamatan Mangngarabombang,
Dalam kunjungannya ke negara Tirai Bambu tersebut, Bupati Syamsari, setidaknya mengunjungi dua lokasi, yakni Zhaoqing tempat pengumpulan dan sortir limbah logam (besi, aluminium dan yang lainnya) dan Wuzhou untuk melihat pabrik pengolahan limbah logam menjadi mesin dan peralatan lainnya.
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Takalar itu diterima owner Winmex, Mr Lou dan dari pihak pemerintah setempat M Wang. Bupati bersama tim KBN mengunjungi juga mengunjungi kawasan industri seluas 2.000 hektare yang dihuni masing-masing 100 perusahaan di kawasan tersebut.
”Kunjungan ini merupakan tindaklanjut dari kerjasama dengan PT KBN untuk pengembangan kawasan industri di Kecamatan Mangngarabombang, lalu dari pihak PT KBN membuat tim untuk mengunjungi kawasan industri yaitu industri daur ulang logam,” kata bupati Takalar, Selasa (2/7).
Rencananya, industri daur ulang logam ini menjadi salah satu industri yang akan dibangun di kawasan industri Takalar oleh pengusaha dari China yang tergabung dalam komunitas CRMA.
Di kawasan tersebut, juga nantinya akan mengolah logam hasil daur ulang menjadi barang layak pakai seperti mesin dan peralatan mobil, seperti yang dilakukan di Kawasan Industri Cina dan berhasil berkembang pesat dalam kurun waktu 11 tahun.
”Pemerintah kabupaten bersama PT KBN menyiapkan sampai layak untuk menjadi kawasan industri, lalu kelompok pengusaha akan menjadi penyewa di lahan tersebut. Salah satunya yang bersedia adalah kelompok pengusaha Cina yang tergabung dalam CRMA,” tambah H Syamsari.
Adapun tim pengembangan kawasan yang juga turut serta dalam kunjungan tersebut, yakni Direktur Pengembangan Kawasan PT KBN, R Ahmad Juanedi, Business Development PT KBN, Lussi Erniawati dan Ulfa Febrianti Zain, serta perwakilan dari Kementerian BUMN, Amirur Royanata Mardjoko.
Pembangunan kawasan industri Takalar ini nantinya diharapkan akan membuka lapangan kerja baru dan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal. (ira/mir/c)
Bupati Takalar Kunjungi Kawasan Industri di China
×

