pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dinkes Gencar Sosialisasi Rabies

LUTIM, BKM — Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur gencar melakukan sosialisasi pencegahan rabies.
Sosialisasi dimaksudkan menyikapi tingginya kasus gigitan hewan penular rabies dan kasus rabies di Kabupaten Luwu Timur sejak Tahun 2014-2019.
Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit harus kerja extra untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya rabies dan cara pencegahan serta penanganannya.
Rabies adalah penyakit anjing gila yaitu penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik yaitu penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia melalui gigitan hewan penular rabies.
Penyakit ini telah dikenal sejak berabad-abad yang lalu dan merupakan penyakit yang menakutkan bagi manusia karena penyakit ini selalu diakhiri dengan kematian. Penyakit ini menyebabkan penderita tersiksa oleh rasa haus namun sekaligus merasa takut terhadap air (hydrophobia). Rabies bersifat fatal, baik pada hewan maupun manusia, hampir seluruh pasien yang menunjukkan gejala–gejala klinis rabies (encephalomyelitis) akan diakhiri dengan kematian.
Kepala seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Wardan tampil sebagai narasumber.
Data dari Dinkes Luwu Timur menyebutkan kasus gigitan hewan penular rabies dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Selama periode 2016-2019 tercatat 1.883 kasus gigitan hewan tersebar di seluruh kecamatan.
Kecamatan Tomoni Timur merupakan daerah tertinggi adanya gigitan hewan ini, disusul Kecamatan Wasuponda, Wotu, Tomoni, Mangkutana dan Burau.
(rls)



×


Dinkes Gencar Sosialisasi Rabies

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar