pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dewan Sorot Wifi Gratis

MAKASSAR, BKM–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyoroti keberadaan wifi gratis di ruang publik yang terpasang di 30 titik dalam Kota Makassar. Dewan menilai proyek wifi gratis yang bernilai Rp3 miliar tersebut tidak berjalan maksimal.

Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Susuman Halim menilai bahwa program pemerintah kota menyediakan Wifi gratis untuk masyarakat terkesan setengah-setengah dilaksanakan. Sebab masih saja ada warga yang mengeluhkan kalau wifi tersebut tidak berfungsi dengan baik.
Seperti keluhan warga yang berada di sekitar Lapangan Emmy Saelan (Hertasning), dan Lapangan Karebosi.
“Untuk apa ada pengadaan unit wifi gratis kalau tidak bisa difungsikan. Sudah banyak masyarakat mengeluh karena susah bahkan tidak bisa sama sekali masuk akses wifi itu. Kalaupun masuk sinyalnya buruk. Ada program tapi setengah-setengah dilaksanakan untuk masyarakat,” sebut Sugali sapaan akrabnya, Rabu (10/7).
Amburadulnya program Wifi gratis yang dikerjakan oleh Diskominfo Kota Makassar menjadi bukti jika pemerintah kota tidak mampu menghadirkan program yang betul-betul serius dan bermanfaat untuk masyarakat. Meski anggaran program yang disediakan dan dikucurkan itu terbilang cukup banyak.
“Wifi gratis buruk kualitasnya menjadi bukti Pemerintah Kota Makassar tidak siap dengan program-programnya sendiri. Lihat saja bukti Wifi gratis. Anggarannya ada tapi tidak berfungsi dan bermanfaat oleh masyarakat,” lanjutnya.
Dia berharap Diskominfo Kota Makassar memperhatikan programnya dan melakukan pemeliharaan apa yang telah ada. Sehingga masyarakat bisa menikmati program itu.
“Wifi gratis Harus diperhatikan dan dipelihara dengan baik, anggarannya sudah ada tinggal bagaimana dinas apakah mau bekerja atau tidak,” tutupnya.
Menyikapi hal itu, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Makassar meyakini hingga saat ini belum ada perangkat wifi gratisnya yang mengalami kerusakan.
Kepala Diskominfo Kota Makassar, Ichwan Jacob mengatakan, jika ada pengguna yang mengalami masalah, bisa saja hanya masalah jaringan.
Diskominfo sendiri telah menyebar wifi gratis di beberapa titik di Kota Makassar sejak 2018. Sudah ada 30 titik, termasuk di Pantai Losari, beberapa SMPN, dan beberapa puskesmas di Kota Makassar.
Kseluruhan ada 1,8 gbps disebar di 30 titik tersebut, dengan total anggaran pengadaan sebesar Rp3 miliar untuk semua perangkat wifi yang disediakan.
Walaupun belum mengecek secara langsung, namun dikatakan Ichwan hingga saat ini ke 30 titik tersebut harusnya tidak ada yang mengalami kerusakan. Karena ada acces point yang dipasang di masing-masing titik, sehingga hal itu juga bisa dipantau oleh Diskominfo.
Namun memang beberapa halangan jaringan memungkinkan terjadi. Sebagai contohnya, pembangunan tol layang di Jalan AP Petta Rani bisa saja mempengaruhi. Pembangunan tersebut memungkinkan untuk memutus beberapa kabel jaringan yang bisa menghalangi lajur jaringan itu sendiri.
Selain itu, banyaknya orang yang mengakses di satu acces point tentu bisa sangat mempengaruhi koneksi.
“Harusnya tidak ada yang rusak, karena ada acces point yang dipasang di tiap titik. Kalau pemakaian lambat mungkin iya, karena banyak yang akses,” ungkapnya.
Namun jika sebuah kendala terjadi pada perangkat wifi gratisnya, Ichwan mengatakan bisa langsung mengadukannya ke Call Centre 112. Apapun kendalanya, Ichwan mengatakan pihaknya akan berusaha menyelesaikan masalah tersebut.
“Kalau memang ada masalah, kami berharap ada aduan dari masyarakat. Masyarakat bisa laporkan di 112 kalau ada wifi yang bermasalah. Setelah ini saya juga akan pantau langsung keadaan wifi gratis ini,” ungkapnya.(nug-arf/b)



×


Dewan Sorot Wifi Gratis

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar