LUWU, BKM — Anggota DPR RI Amran, mengenjot pengembangan destinasi wisata kearifan lokal Luwu dengan menggelar sosialisasi bekerjasama Kementrian Pariwisata RI.
Saat membuka acara Sosialisasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kabupaten Luwu, Amran menuturkan sebagai masyarakat Luwu dia berharap menjaga nilai budaya di Kabupaten Luwu.
“Jangan terbawa arus dengan budaya dari luar yang di bawa para wisatawan,” ujar Amran, Selasa (30/7).
Sosialisasi pengembangan destinasi wisata luwu ini fokus mengedepankan kearifan lokal dan digelar selama tiga hari.
Kadis Pariwisata Kabupaten Luwu Zainal Said menuturkan hampir setahun Dipasr bermimpi sejak saya mengemban amanah sebagai Kadis Pariwisata kita komitmen mengembangkan potensi wisata.
“Tahun 2020 yakin akan ada perubahan soal pariwisata di Luwu,” ujar Zainal Said, Selasa (30/7).
Menurutnya, Luwu memiliki potensi objek wisata di wilayah pesisir terkait wisata mangrove, agro dan eko wisata. Juga ada wisata dalam kota, semua destinasi wisata ini akan kita genjot pada tahun 2020.
“Luwu memang belum menjadi daerah tujuan wisata bahkan di catatan wisata nasional hanya ada Tator tapi Luwu belum dijadikan daerah transit wisata,”katanya.
Pada tahun 2020 mendarang pihaknya akan menghubungkan bagaimana para wisatawan singgah dan bermalam di Luwu sebelum ke daerah wisata lainnya
Kabid Destinasi Are Tiga Kemenper RI Agus Suprihartono menuturkan pariwisata andalan PAD ke dua stelah sektor pertanian tentu berupaya mengembangkan destinasi wisata Indonesia.
“Kemenpar RI berharap di Luwu misalnya Puncak Gunung Latimojong, termasuk festival keratonbisa di kembangkan sebagai objek wisata andalan”tuturnya
Syarat destinasi itu bisa saja area wisatanya disatu kabupaten bisa pula gabung dua kabupaten ada atraksi ada akses dan daya tarik
“Jadi ada wisata alam, budaya dan wisata buatan yang bisa di kembangkan dan harus menjadi target wisatawan nusantara maupun wisatawan manca negara “tandas Agus. (wan/C)

