pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Cegah Stunting, Dinkes Majene Libatkan Kader Posyandu

MAJENE, BKM — Makin meningkatnya jumlah anak yang menderita stunting atau gangguan pertumbuhan tubuh, telah mengundang keprihatinan banyak pihak. Termasuk di antaranya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majene.
Untuk itu, Dinkes Majene menggelar kegiatan penguatan Posyandu dalam pemberdayaan masyarakat untuk penurunan dan pencegahan stunting. Kegiatan yang berlangsung di ruang pola kantor bupati Majene, Rabu (28/8), diikuti seluruh kader Posyandu di Majene.
Tampil sebagai pembicara, dr Arsyad, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM-Unhas) Makassar. Kepala Dinas Dinkes Majene, dr Rahmat Malik, mengatkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan penguatan kepada kelembagaan Posyandu yang merupakan bagian dari pembangunan untuk mencapai keluarga kecil bahagia dan sejahtera.
”Kader Posyandu sebagai ujung tombak tenaga pemberdayaan masyarakat, dimana mereka yang bertugas meningkatkan kualitas maupun kuantitas Posyandu. Termasuk upaya meminimalkan dan pencegahan stunting di wilayahnya masing-masing,” kata Rahmat Malik.
Rahmat mengatakan, kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman akan peran dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di desanya, memahami peran dan tugas kader dalam pengelolaan Posyandu, melaksanakan peran dan tugasnya dalam pencegahan stunting dan menjadikan penggerak penyuluh dan pencatat sederhana dalam mendukung pencegahan stunting di Posyandu.
Mantan Direktur RSUD Majene ini juga mengatakan, Pemkab Majene dan Tim Penggerak PKK Majene bekerjasama Universitas Hasanuddin Makassar dalam menyelenggarakan kegiatan orientasi penguatan Posyandu dan pemberdayaan masyarakat dan pencegahan stunting 2019.
Bupati Majene, Fahmi Massiara, sesaat sebelum membuka kegiatan tersebut, mengatakan, pemerintah terus berkomitmen untuk menekan angka stunting dengan berbagai program, di antaranya intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif yang melibatkan lintas sektor terkait. (int)



×


Cegah Stunting, Dinkes Majene Libatkan Kader Posyandu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar