MAMUJU, BKM — Gerakan peduli bersih-bersih kembali digelar Warkop Ab’a bersama sejumlah komunitas lainnya, di antaranya komunitas guru ASN yang ada di Kabupaten Mamuju, Minggu pagi (1/9). Sasaran bersih-bersih ini adalah Jalan Martadinata, bundaran air mancur, dan jalan alteri Mamuju.
Gerakan bersih-bersih kali ini makin ramai. Karena mereka yang terlibat bukan lagi dari kalangan komunitas, tapi juga perusahaan seperti Indomobil dan Suzuki, kalangan pengusaha yakni Dandi, Alhabsi atau yang akrab disapa Appo, Erwin, serta Agus dari SMK Rangas. Juga dari kalangan media, masing-masing pimpinan Radar Sulbar, Mustafa Kufung, Harian Berita Kota Makassar Biro Sulbar, Alalauddin, dan Online Bannig, Abd Samad.
Alam dari Indomobil Cabang Mamuju, mengatakan, pihaknya merespon kegiatan gerakan peduli kebersihan yang digagas kalangan komunitas di Mamuju. Dimana, sampah-sampah yang dipungut adalah yang berserakan di sekitar Jalan Martadinata atau sepanjang jalan alteri Mamuju.
”Ini adalah salah satu langkah kepedulian dari masyarakat untuk mau melihat sepanjang jalan alteri ini menjadi bersih. Sehingga akan tampak indah dan tidak kotor lagi,” kata Alam.
Alhabsi atau yang sering disapa Appo, menyatakan, gerakan peduli bersih-bersih ini adalah salah satu upaya menangani sampah yang ada di sepanjang jalan alteri. Juga menjadi motivasi untuk memberikan dampak keindahan dan tidak ada lagi sampah yang ada di sepanjang jalan alteri.
Appo menyarankan agar kegiatan peduli bersih-bersih ini tidak hanya terfokus di sepanjang jalan alteri, tapi juga di wilayah lainnya yang termasuk kotor. Apalagi HUT ke-15 Provinsi Sulbar akan diperingati pada bulan September ini.
”Masalah kebersihan harus menjadi perhatian. Karena tamu-tamu yang akan menghadiri HUT Provinsi Sulbar yang berasal dari luar Sulbar, pasti akan menginap di Hotel D’Maleo. Dan para tamu ini pastinya akan senang melihat sepanjang jalur alteri ini bersih,” terang Agus
Dandi, salah seorang pengusaha muda yang bergerak dibidang konstruksi, menyampaikan, gerakan bersih-bersih yang dilakukan setiap Minggu pagi adalah suatu gerakan mulia.
Untuk itu, masyarakat yang beraktivitas di sepanjang jalan alteri agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. ”Marilah kita bersama-sama menjaga dan memelihara kebersihan sehingga suatu kebanggaan dan ikon pada jalan alteri mulai dari bundaran depan kantor gubernur sampai ke jalur Hotel D’Maleo,” kata pengusaha muda ini.
Dari pihak Suzuki Cabang Mamuju menyatakan kesiapannya untuk tetap ikut dan komitmen dalam memberikan perhatian tentang masalah kebersihan. ”Kami tetap mendukung gerakan bersih-bersih yang dipelopori komunitas Warkop Ab’a. Kami juga tetap mendukung peran terhadap gerakan mapaccing yang dilakukan Pemkab Mamuju,” ujarnya. (alaluddin)
Gerakan Komunitas Peduli Kebersihan Didukung Pengusaha dan Perusahaan
×

