BARRU, BKM — Aliansi Poros Pemuda Demokrasi Wilayah II Sulsel menggelar unjuk rasa di Kantor Pemkab Barru, Senin (2/9). Pertama puluhan dari anggota aliansi pemuda mendatangi Kantor Bupati sekitar pukul 10.00 Wita. Kemudian aksi kedua sekitar pukul 15.00 wita. Kelompok ini mendemo Suardi Saleh terkait soal kasus jembatan Bamba.
Dalam aksinya para demosntran berorasi menyampaikan aspirasi dan dikawal Polres Barru dan anggota Satpol PP. Dalam orasinya
menyangkut kasus dugaan korupsi terhadap proyek jembatan Bamba di Kabupaten Pinrang yang diduga bernilai Rp 2,4 miliar. Para pendemo juga meminta bertemu langsung dengan Bupati.
Namun keinginan bertemu Bupati belum berhasil. Pendemo kemudian mendatangi Kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasinya. Di dewan anggota Aliansi Poros Pemuda Demokrasi Sulsel ini diterima Wakil Ketua DPRD Barru Andi Wawo Mannojengi.
Dari Gedung DPRD, sore harinya massa kembali ke Kantor Pemkab. Aparat Polres Barru AKP Andi Sunra memperkenankan bertemu Bupati Barru di ruangan kerjannya.
Koorlap aksi, Jaya mempertanyakan keterlibatan Suardi Saleh dalam kasus tersebut. Namun Suardi mengaku kasus ini sudah sangat selesai dan sudah turun putusan PK-nya.
“Untuk dana Parpol itu salah alamat sehubungan dengan posisi saya saat itu sebagai Kadis PU,” ujar Suardi.
Bupati Barru ini juga menambahkan jika permasalahan proyek sudah melalui proses hukum. Bahkan sejak awal sudah ada hasil audit dari pihak BPK berdasarkan LHP tahun anggaran 2017.
(udi/C)
Aliansi Pemuda Demo di Kantor Bupati
×

