pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bupati Jamu Datu Luwu dan Raja se Nusantara

LUWU, BKM — Bupati Luwu Basmin Mattayang menjamu datu luwu dan raja se nusantara usai pembukaan Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII. Ritual adat Kedatuan Luwu yang identik dengan pesta sebagai ungkapan rasa syukur digelar di Pesisir Pantai Pelabuhan Uloulo, Kota Belopa, Selasa (10/9)
Kegiatan dihadiri yang Mulia Datu Luwu ke-40, H La Maradang Mackhulau Opu to Bau dan permaisuri, para raja/sultan utusan kerajaan/keraton se-Indonesia, juga undangan peserta FKN ke XIII, dan segenap masyarakat Kabupaten Luwu.
“Alhamdulillah, acara Maccera Tasi fokus di dua titik, Pelabuhan Ulo-ulo dan Rujab Bupati Luwu,” ujar Ketua Panitia Maccera Tasi, Andi Palanggi A Kaddiraja S.STP kepada wartawan.
Ritual Maccera Tasi dilaksanakan di tengah kontroversi sikap masyarakat. Aasyarakat meminta untuk tidak dilaksanakan karena berbau syirik. Namun Pemkab Luwu dan panitia memberi garansi, kegiatan itu sama sekali tidak ada aktivitas berbau syirik.
“Maccera tasi dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai pesta laut. Tapi tidak ada sesajen atau melarung kepala kerbau ke laut. Di sana kita hanya akan melaksanakan prosesi pelepasan benih ikan dan pakannya,” ujar Andi Palanggi. Prosesinya dimulai pukul 10 30- 11.30 Wita dengan mengitari ance (menara upacara adat) sebanyak tiga kali oleh Perahu Bajo dan Perahu Puawang.
Ritual Maccera’ tasi’ berasal dari dua kata, yaitu cera’ yang berarti darah dan tasi’ artinya laut. Dalam konteks kekinian, kegiatan tersebut betul-betul dijauhkan dari sifat berbau syirik.
“Kegiatan pesta laut Maccera’ tasi’ Tasi telah disesuaikan dengan aqidah dan Syariat Islam serta sesuai pula dengan kaidah adat Luwu yang mengatakan, Patuppui ri Ade’ E, Mupasanrei ri Syara’E, yang artinya, setiap tindakan dan kegiatan harus selalu ditumpukan pada adat didasarkan pada syariat agama Islam,” kata Asisten I Pemkab Luwu Andi Palanggi.
Sebanyak 150 personel Polisi Resor Luwu mengamankan acara Maccera Tasi di Pelabuhan Ulo-ulo, Desa Belopa, Kecamatan Belopa.
Kabag Ops Polres Luwu, Kompol Samurai Anata menuturkan pengaman tamu Maccera Tasi ini dikawal saat masuk di perbatasan Luwu-Palopo di Kecamatan Bua.
“Kemarin Polres Luwu juga backup kegiatan Festival Keraton Nusantara XIII di Palopo satu pleton,” ujarnya
Dalam prosesi, Datu Luwu bersama 13 dewan adat menaiki pincara (perahu) di Pelabuhan Tadette Desa Senga Selatan menuju ance (menara upacara) di Pelabuhan Ulo,ulo.
Bupati Luwu H Basmin Mattayang nampak sesekali sibuk menjemput tamu dari kerajaaan senusantara. Alhamdulillah prosesi Maccera Tasi’ berjalan lancar,”tandas Basmin (wan/C)



×


Bupati Jamu Datu Luwu dan Raja se Nusantara

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar