pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rabu Ini Dikukuhkan sebagai Guru Besar Unhas, Musran Bahas Daya Saing Nasional

MAKASSAR, BKM — Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar kembali akan mengukuhkan Guru Besar. Rencananya, Rabu (25/9/2019), Senat Akademik Unhas akan melakukan penyerahan jabatan Guru Besar atau pengukuhan kepada Prof Dr Musran Munizu, SE sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Pengukuhan akan dilakukan di ruang Senat Akademik Unhas lantai 2 Rektorat Unhas. Pada kesempatan itu, Musran akan membawakan pidato Guru Besar dengan judul “Praktik Manajemen Mutu, Pengelolaan Rantai Pasokan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Pengembangan Daya Saing Berkelanjutan”.

Kepada BKM, Minggu (22/9/2019), Musran mengatakan, orasi ilmiahnya saat pengukuhan nanti menekankan pentingnya praktik
manajemen mutu, pengelolaan rantai pasokan yang efektif, dan pemanfaatan teknologi
informasi dalam mengembangkan daya saing perusahaan berkelanjutan.

Orasi ilmiah ini, kata dia, dilatarbelakangi oleh fenomena dan fakta empiris mengenai posisi daya saing nasional yang cenderung menurun selama 3 tahun terakhir sejak 2014 hingga 2016.

Musran mengungkapkan, sejak 2014 hingga 2016, daya saing nasional Indonesia yakni peringkat 34, 37, dan 41. Pada tahun 2017, peringkat Indonesia naik kembali menjadi ke-36, dan posisinya turun kembali menjadi peringkat ke-45 dari 140 negara di dunia di Tahun 2018.

Namun demikian, kata dia, di level Asia Tenggara (ASEAN), Indonesia berhasil menduduki peringkat ke-4 setelah Singapura (2), Malaysia (25), dan Thailand (38) dari 10 negara anggota ASEAN.

“Salah satu penyebab rendahnya daya saing nasional adalah rendahnya daya saing produk-produk perusahaan manufaktur dalam negeri sejak diberlakukannya perdagangan bebas di kawasan ASEAN tahun 1993, ACFTA tahun
2010 dan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) di akhir tahun 2015,” papar putra Buton ini.

Kondisi ini, kata Musran, terus berlanjut ketika dunia memasuki fase era revolusi industri 4.0 saat ini. Sementara pada saat yang sama, lanjutnya, perusahaan manufaktur diharapkan menjadi sektor andalan oleh pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

Menurut Prof. Musran Munizu, perbaikan posisi daya saing nasional harus dimulai dari
perusahaan sebagai sub elemen pembentuk daya saing nasional.

Menurutnya, implementasi manajemen mutu secara total, pengelolaan rantai pasok yang efektif, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam aktivitas operasi dapat menjamin setiap
perusahaan manufaktur untuk menghasilkan dan menyajikan produk (barang& jasa)
yang berkualitas dengan harga yang “bersaing”, menyerahkan produk secara on-time (on-time delivery), memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi terhadap perubahan permintaan, konsisten dalam menghasikan produk yang inovatif dan mempunyai tingkat kecepatan yang tinggi dalam memperkenalkan produk-produknya di pasar.

Sebagai best practices dalam bidang manajemen operasional, kata Musran, praktik manajemen mutu (Total Quality Management=TQM), pengelolaan rantai pasokan (Supply Chain Management =SCM), dan Teknologi Informasi (TI) merupakan 3 unsur penting yang harus terintegrasi satu dengan lainnya.

Dimana, ujarnya, implementasinya meliputi seluruh fungsi internal organisasi perusahaan dan hubungannya dengan mitra eksternal termasuk pemasok dan pelanggan.

“Oleh karena itu, manajemen organisasi atau perusahaan manufakturharus menganggap ketiga hal tersebut sebagai sumber daya organisasi yang saling melengkapi (complementary resources) yang dapat dijadikan sebagai strategi dan alat
(tools) untuk mempertahankan dan mengembangkan daya saing perusahaan dalam
jangka panjang,” jelasnya.

“Daya saing perusahaan manufaktur yang semakin meningkat dalam jangka panjang dapat mendorong pada meningkatkatnya daya saing industri nasional, dan pada gilirannya akan memberikan kontribusi positif pada peningkatan pos,” papar Musran. (rls)



×


Rabu Ini Dikukuhkan sebagai Guru Besar Unhas, Musran Bahas Daya Saing Nasional

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar