BARRU, BKM — Anggota DPRD Kabupaten yang baru dilantik beberapa waktu lalu menagih pakaian sipil harian (PSH). Dari 25 anggota dewan baru belum seluruhnya kebagian PSH.
Baju seragam PSH inilah yang ditagih beberapa wakil rakyat di DPRD Barru. Salah seorang anggota DPRD Barru dari PKB, Rusdi Bucek mempertanyakan pihak Sekretariat yang termasuk sebagai bagian dari pihak pengadaan pakaian seragam ini.
“Sampai sekarang belum sampai ditangan saya PSH. Padahal baju seragam tersebut satu paket dengan sejumlah pakaian seragam lainnya bersama PIN yang nilai tendernya mencapai Rp 300 juta lebih, ” ujar Rusdi, Selasa (1/10).
Wakil PKB DPRD Barru ini menjelaskan pakaian PSH itu sempat dipertanyakan kepada salah seorang staf Sekretariat DPRD. Untuk mempertanyakan langsung soal baju PSH yang belum diterima dikonfirmasi langsung ke pihak penjahit.
“Tetapi ketika itu saya jawab. Sungguh terlalu kalau hal seperti ini, kami juga wakil rakyat mengurusi pengadaan baju anggota dewan dan sampai harus berkomunikasi dengan pihak penjahit,” pungkasnya dengan nada tinggi.
Mantan Kabag Risalah dan Persidangan DPRD Barru, Safaruddin yang sebelumnya disebut-sebut sebagai pihak yang termasuk dalam proses pengadaan pakaian seragam dan pin anggota dewan, yang berusaha dihubungi tidak berhasil. (udi/E)
Anggota Dewan Tagih PSH
×

