pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Jadi Kasek Profesional tidak Mudah

MAROS, BKM — Kepala sekolah adalah guru yang diberi tugas tambahan untuk memimpin dan mengelola sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, H Takdir ketika membuka pelatihan calon kepala sekolah (Kasek) tingkat TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Maros, di Hotel Mutiara Khadijah, Jalan Bakung Sudiang Makassar, Rabu (2/10).
Dikatakan Kadis, seorang Kasek harus mampu membina guru-guru di sekolahnya menjadi guru kreatif dan selalu melakukan inovasi dalam pembelajaran. Dengan adanya tugas tambahan tersebut, Kasek tidak hanya dituntut membina guru.
Tapi lebih dari itu, juga dituntut untuk membina dan mengelola seluruh komponen sekolah. Seperti tenaga administrasi sekolah, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium dan lain sebagainya.
”Menjadi seorang kepala sekolah yang profesional tentu tidaklah mudah,” tegas Kadis.
Untuk itu, lanjut Kadis, melalui kegiatan ini diharapkan bentuk personal Kasek yang tangguh, penuh keteladanan, dan memiliki visi kepemimpinan nasional. Para peserta cakep diharapkan mampu mencerdaskan kehidupan bangsa yang berdaya saing global melalui pengelolaan sekolah yang efektif.
Sementara itu, Helmi, Ketua Panitia Diklat Cakep Kabupaten Maros, mengatakan, pelatihan, pembimbingan dan pembinaan bagi calon Kasek yang dilakukan untuk melahirkan pemimpin sekolah berkualitas dalam mengelola sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Para peserta Diklat ini adalah guru yang sudah dinyatakan lulus seleksi calon Kasek dan diharuskan mengikuti pendidikan dan pelatihan sebagai kegiatan pemberian pengalaman pembelajaran teoritik maupun praktik yang bertujuan menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan pada dimensi-dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial.
”Para peserta Diklat Cakep yang ikut diklat adalah guru yang sudah dinyatakan lulus tes tertulis oleh tim Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah Solo,” ujar Helmi.
Ditambahkan Helmi, berdasarkan Permendiknas nomor 13 tahun 2007 tentang standar kompetensi Kasek menetapkan dimensi kompetensi manajerial Kasek merupakan dimensi kompetensi yang menuntut 16 kompetensi.
Jumlah kompetensi ini merupakan jumlah terbanyak dibandingkan dengan kompetensi pada dimensi kompetensi kepribadian, kewirausahaan, supervisi dan sosial. Tingkat kemampuan Kasek dalam mengarahkan, memberdayakan, menggerakkan, dan mengembangakan sumber daya sekolah dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan di sekolah sangat bergantung kepada kompetensi manajerial seorang Kasek. Selama Diklat peserta diharapkan dapat mengikuti semua kegaiatan hingga tuntas. (ari/mir/c)



×


Jadi Kasek Profesional tidak Mudah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar