MAMASA, BKM — Perintisan jalan menuju objek wisata ke Buntu Mussa disesalkan sejumlah pihak yang ada di Kabupaten Mamasa. Salah satunya adalah Agustina Toding, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa.
Agustina mengakui, Buntu Mussa itu adalah objek wisata yang harus dijaga keasriannya. Ia menyesalkan adanya perintisan jalan. Apalagi Buntu Mussa masuk dalam kawasan hutan lindung.
”Hal itu kita sangat sesalkan. Jika terjadi demikian, kita kembalikan kepada pihak terkait. Dalam hal ini dinas PU (pekerjaan umum). Sebab di sanalah (PU) tempat memproses semuanya. Kami akan turun langsung ke lokasi Gunung Buntu Mussa. Sebab itu merupakan aset Kabupaten Mamasa yang harus dijaga dan dilestarikan,” kata Agustina Toding ketika dihubungi Berita Kota Makassar via telepon selulernya, Kamis (3/10).
Begitu pula dengan Ade Putra Demma Elo, salah seorang pemuda asal Balla Tumuka. Ia juga mengecam dengan dirintisnya jalan ke Buntu Mussa. Demma Elo mengatakan, dirintisnya jalan ke Buntu Mussa otomatis pengunjung wisata ke sana sudah jarang sekali. Sebab Buntu Mussa telah hilang keasriannya.
Bahkan, Demma Elo mengatakan, dirinya pernah mengawasi terhadap proyek ini. Namun dirinya mundur setelah mengetahui kalau proyek perintisan jalan itu masuk kawasan hutan lindung. (dar/mir/c)
Agustina: Aset Mamasa yang Harus Dijaga
Lanjutan Perintisan Jalan Menuju Objek Wisata Buntu Mussa
×

