GOWA, BKM — Tahun 2020 mendatang ditargetkan semua orang miskin di Kabupaten Gowa sudah terpenuhi kebutuhan pangan dan sandangnya. Hal ini menjadi prioritas Pemkab Gowa ditahun depan dan dibahas dalam rapat koordinasi program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang berlangsung di Baruga Tinggimae rumah jabatan bupati Gowa, Selasa (15/10).
Ketua Tim Koordinasi BPNT Kabupaten Gowa, Muchlis, didampingi Kadis Sosial Gowa, Syamsuddin Bidol, mengatakan, kehadiran program BPNT ini untuk mengurangi beban pengeluaran bagi para Keluarga Penerimaan Manfaat (KPM).
Muchlis mengatakan, kehadiran BPNT untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat yang kurang. Padahal, harus diketahui bahwa kekurangan gizi itu merupakan penyebab stunting.
”Supaya cukup untuk memenuhi gizi, makanya ada beras dan ada telur. Pemberian raskin ini dikombinasikan dengan keseimbangan gizi. Supaya tercukupi pangannya maka kebutuhan warga penerima manfaat harus disesuaikan,” ujar Muchlis.
Keberadaan program BPNT juga untuk memenuhi kebutuhan KPM setiap bulannya. Jadi ada keteraturan. ”Pemenuhan kebutuhan mereka diatur supaya tidak ada bulan bulan tertentu yang sulit mendapatkan makanan,” kata Muchlis yang juga Sekretaris Kabupaten Gowa ini.
Dijelaskan, BPNT memberikan kebebasan kepada para KPM untuk memilih sesuai kebutuhannya sendiri. Hal ini kita lakukan agar target kita di tahun 2020 nanti semua orang miskin itu sudah terpenuhi sandang, pangan dan papannya.
Sementara itu, Wakapolres Gowa, Kompol Muh Fajri Mustafa yang juga sebagai Ketua Satuan Tugas Bantuan Sosial (Satgas Bansos), mengatakan, siap mengawal penyaluran bantuan tersebut hingga sampai ke masyarakat.
”Kita semata-mata ingin mengawal bagaimana bantuan ini sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Bapak ibu tidak usah kuatir atau merasa kami takut-takuti selama bapak ibu melaksanakan sesuai aturan dan mekanisme,” jelas Kompol Muh Fajri. (sar/mir)
2020, Semua Orang Miskin di Gowa Terpenuhi Sandang Pangan
×

