GOWA, BKM — Langkah awal mendorong terwujudnya pedestrian di sepanjang kota Sungguminasa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa diawali penanaman pohon perdana. Sebanyak 1.154 pohon Flamboyan dan beberapa jenis lainnya akan berjejer menghiasi kiri kanan pedestrian di Jalan Sultan Hasanuddin (batas kota) hingga ke Jalan Tumanurung dan Jalan Masjid Raya, Sungguminasa.
Turut menanam pohon Ketua DPRD Gowa, Rapiuddin Raping, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis, dan Kasdim 1409 Hasanuddin, Mayor Inf Husain.
Pada ruas Jalan Sultan Hasanuddin sepanjang 2.160 meter akan ditanam 217 pohon Flamboyan dengan jarak dari pohon satu ke pohon lainnya sekitar 8 meter. Kemudian ruas Jalan Tumanurung akan ditanam 303 pohon Tabebuya sepanjang 1.560 meter dengan jarak 5 meter. Sementara di ruas Jalan Masjid Raya akan ditanam 634 pohon Damar sepanjang 3.168 meter dengan jarak 5 meter.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, penanaman pohon ini adalah bagian dari rangkaian penataan kota khususnya di Kota Sungguminasa. Penataan kota ini sebagai upaya pemerintah dalam mewujudkan kota ini semakin maju dan indah dalam pendataannya.
”Pohon yang kita tanam ini untuk masa depan daerah kita. Masa depan anak, cucu dan kemanakan kita, pohon yang kita tanam ini adalah pohon penganti dari pohon yang telah kita tebang sebelumnya. Bahkan pohon yang kita tanam lebih banyak dari yang telah ditebang,” kata Adnan usai menanam pohon perdana, Sabtu pagi (9/11/2019).
Menurutnya, hal ini memang menjadi tanggung jawab bersama untuk mengganti pohon-pohon yang telah ditebang. Terutama kepada seluruh SKPD yang telah ikut menyumbangkan 308 pohon aneka jenis.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Mundoap, mengatakan, anggaran pengadaan pohon tersebut berasal dari sumbangan dan APBD Gowa 2019. Adapun 308 pohon dari sumbangan 78 SKPD dan 800 pohon melalui anggaran daerah.
Penanaman ini sebagai langkah mewujudkan pembangunan pedestrian yang indah, asri dan nyaman serta segar dipandang mata, dan tentunya aman terhadap pejalan kaki yang memakai jalur pedestrian tersebut.
”Jangka waktu penanaman pohon pada pedestrian Kota Sungguminasa ini kami targetkan dapat selesai hingga akhir Desember 2019 mendatang,” kata Mundoap.
Dibentuknya pedestrian kota Sungguminasa sebagai langkah untuk menyediakan kawasan ruang terbuka hijau (RTH) atau jalur hijau yang memiliki ciri khas daerah serta aksentuasi atau daya tarik guna mendukung efektivitas kenyamanan serta keterpaduan harmonisasi dan penyelenggaraan RTH. (sar/mir)
Pedestrian Sungguminasa Dihiasi 1.154 Pohon
×

