ENREKANG, BKM — Kades Karrang Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang Supardi membantah pemberitaan di beberapa media oneline yang menyebut dirinya tidak mau memasang foto Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
“Saya tidak menyangka gegara menolak membeli foto yang ditawarkan oknum wartawan yang datang ke kantor akan dijadikan narasi pemberitaan,” ujar Supardi di Warkop 69 Enrekang, Rabu (13/11)
Menurutnya, munculnya berita tersebut berawal dari penawaran pembelian foto Presiden dan Wapres oleh oknum wartawan di Desa Karrang. Hanya saja dirinya menolak lantaran ruangannya masih sempit.
“Bukan saya tidak mau pasang tapi ruangan di kantor sempit sudah ada foto lambang garuda ditambah lagi foto gubernur dan foto Bupati Enrekang,”jelasnya Supardi.
Pada kesempatan yang sama Kabag Humas Protokoler Setda Enrekang Amrullah mengatakan apapun bentuknya kalau menyangkut simbol negara dilarang diperjual belikan di instansi pemerintahan.
“Sudah ada surat edaran bupati yang melarang pembelian atribut negara di intasi pemerintahan, mulai dari gambar Garuda Pancasila, Presiden dan Wapres, Gubernur dan Wagub serta foto Bupati dan Wabup karena hal itu sudah dianggarkan oleh daerah,”jelas Amrullah. (her/C)
Kabag Humas: Simbol Negara tak Dijual
×

