pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

PKS Sebut Partai Gelora Bukan Saingan Berat

PASCA hengkangnya, H Syamsari Kitta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku partai yang membesarkan namanya hingga mengantarkan dirinya sebagai orang nomor satu di Kabupaten Takalar dan memilih bergabung dengan Partai Gelora besutan Anis Matta.
Namun hijrahnya Syamsari Kitta ke Partai Gelora dinilai oleh PKS Takalar bukanlah sebuah sandungan untuk tetap mengepakkan sayapnya sebagai partai pemenang dI Bumi Panrannuangta Takalar ini.
Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Takalar dari Fraksi PKS, Ahmad Jais, Kamis (14/11). Menurut Ahmad Jaiz, kepindahan Syamsari Kitta ke Partai Gelora adalah hak politiknya. “PKS dulu yang usung beliau pada pilkada lalu, tapi itu hak politik beliau, sudah jalannya keluar dari PKS. Kita hormati hak politiknya dan hal itu tidak akan melemahkan PKS” kata Ahmad Jaiz, kemarin.
Ahmad Jais menegaskan, kehadiran Partai Gelora di Sulawesi Selatan bukanlah saingan bagi PKS. Termasuk di Kabupaten Takalar. Tetapi menurut Jaiz, itu adalah motivasi bagi jajaran PKS untuk mempertahankan kemenangan, baik pada pilkada maupun pemilihan Legeslatif.
“Jadi tidak ada masalah. Gelora bukan ancaman bagi PKS. Kita pemenang pemilu di Takalar,” tegasnya.
Ahmad Jais yang tergabung kedalam Komisi II DPRD Takalar, menegaskan, bahwa PKS sejak lahirnya telah terbiasa dalam menghadapi konflik. Termasuk kepindahan eks kader PKS Anis Matta dan Fahri Hamzah mendirikan Partai Gelora.
“Intinya, Gelora bukan pesain bagi PKS. Kita partai kader sudah terstruktur dari atas sampai ke bawah. PKS adalah partai besar sudah terbiasa dengan konflik seperti ini,”tandas Ahmad Jaiz.
Diketahui, kepengurusan DPW, Syamsari Kitta akan didampingi Mudzakkir Ali Djamil sebagai Sekretaris dan Ahmad Baskam sebagai Bendahara. (ira/rif/c)



×


PKS Sebut Partai Gelora Bukan Saingan Berat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar