MAMUJU, BKM — Para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar tidak akan lagi menerima pembayaran tunjangan berasnya secara tunai.
”Dengan adanya kerjasama antara Pemprov Sulbar bersama Perusahaan Umum Bulog Kantor Wilayah Sulselbar tentang penyaluran beras bagi (ASN) dilingkup Pemprov Sulbar, maka tunjangan beras tidak akan lagi dilakukan secara tunai,” kata Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, di Mamuju, Selasa (19/11).
Ali Baal Masdar, mengatakan, dengan adanya perubahan ini maka para ASN akan diberikan pemahaman kalau pembayaran tunjangan beras dalan bentuk barang tanpa adanya pemotongan.
Ditambahkan, dengan program ini tidak ada pemotongan. Dan itu akan disesuaikan dengan harga yang ditetapkan pemerintah. ”Beras dari Bulog saat ini kualitasnya tidak diragukan lagi dan dapat diunggulkan. Karena perkembangan teknologi pengolah beras,” kata gubernur.
Sementara itu, Direktur Komersial Perum Bulog Pusat, Mansur, mengungkapkan, untuk tahap pertama setiap ASN akan menerima beras 10 kilogram. Namun tidak menutup kemungkinan ke depan akan ditambah lagi dengan menyesuaikan jumlah keluarga yang dimiliki setiap ASN. (int)
Tunjangan Beras ASN Sulbar tidak Lagi Tunai
×

