BARRU, BKM — Dua proyek bernilai milyaran di Barru, berbanding terbalik dari alokasi anggaran dalam membiayai pembangunan sarana tersebut. Kedua proyek itu yakni pembangunan interior fisik mall pelayanan publik (MPP) yang menyedot dana DAU sekitar Rp 2,9 milyar lebih.
Sementara pembangunan Poliklinik RSUD Barru dengan konstruksi bangunan berlantai dua, hanya memakai dana Rp 1,9 milyar. Meski keberadaan kedua proyek fisik ini sama-sama untuk pelayanan publik. Tapi MPP lebih terfokus untuk melayani kepentingan administrasi masyarakat.
Sedangkan Poliklinik RSUD Barru akan membuka akses pelayanan kesehatan masyarakat. Kepala Dinas PTSP Barru Samsir, Selasa (19/11) menjelaskan jika kedua proyek memang berbeda dari segi alokasi anggaran.
“Perbedaan itu terjadi karena nilai kemahalan dari sarana kedua proyek tersebut. Interior MPP lebih mahal karena adanya pengadaan fasilitas jaringan dan aplikasi. Tentu berbeda dengan proyek fisik bangunan seperti poliklinik RSUD,” ujar Samsir.
(udi/C)

