pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Peluang Petahana Cukup Besar

MAKASSAR, BKM–Pemilihan wali kota (Pilwali) dan pemilihan bupati (Pilbup) hanya akan diikuti 9 petahana, lantaran tiga bupati sudah menjabat dua periode yakni Hatta Rahman dari Maros, Syamsuddin A Hamid dari Pangkep dan Andi Sukri Sappewali dari Bulukumba.
Olehnya itu, peluang petahana masih dinilai sangat terbuka dibanding penantang.
Berdasarkan hasil survei yang digelar sejumlah lembaga menempatkan petahana masih cukup kuat. Adapun calon unggulan di 12 daerah seperti Mohammad Ramdhan Pomanto dan Munafri Arifuddin di Makassar, Adnan Purichta Ichsan di Gowa, Basli Ali di Selayar, Askar HL dan Tomy Satria di Bulukumba, Chaidir Syam dan Harmil Mattotorang di Maros, Rahman Assegaf, Andi Ilham Zainuddin dan Muh Yusran Lologau di Pangkep, Suardi Saleh dan Malkan Amin di Barru, Kaswadi Razak di Soppeng, Nicodemus dan Viktor di Toraja, Kalatiku dan Yosia Rinto Kadang di Torut, Indah Putri dan Thahar Rum di Lutra serta Thoriq Husler dan Irwan Bachri Syam di Lutim.
Peneliti dari Celebes Recearch Center (CRC) Hidayat menilai bila dari aspek elektabilitas dan popularitas petahana memiliki keunggulan dibandingkan calon lain. Hal ini karena selama menjabat masyarakat sudah kenal betul dengan sosok mereka termasuk kinerja dan kebijakan yang mereka telah lakukan selama menjabat, selain itu keunggulan petahana dibanding calon lainnya adalah adanya akses sumber daya utamanya birokrasi pemerintahan yang biasanya digerakkan dan dimanfaatkan oleh mereka dalam mendapatkan keterpilihan melalui pilkada
“Beberapa faktor yang saya sebutkan diatas menjadi keunggulan tersendiri bagi petahana dalam mendapatkan suara dalam pemilu. Dan jika hal ini dimanfaatkan dengan baik sulit bagi calon lainnya untuk menumbangkan petahana, akan tetapi sekali lagi hal tersebut bukan jaminan bagi petahana untuk kembali menjabat dan setiap calon yang bertarung tetap memiliki peluang untuk menang tergantung dari bagaimana kesiapan mereka dalam menghadapi pertarungan,dan kembali lagi calon yang paling siap lah yang akan memenangkan pertarungan,”jelas Hidayat, Minggu (24/11).
Peneliti dari lembaga Nurani Strategic Dr Nurmal Idrus mengemukakan bahwa akan ada beberapa daerah dimana suara dukungan pemilih sulit untuk diprediksi. Dukungan suara akan terpolarisasi secara menyebar kebeberapa kandidat dimana hasil akhir pemilihan akan berakhir sangat tipis. Daerah daerah itu seperti Makassar, Maros, Pangkep, dan Bulukumba. “Keempat daerah ini berada di level 1 dengan tingkat polarisasi dukungan suara yang akan menyebar dan tak akan ada calon yang sangat dominan. Di Makassar, suara akan menyebar ke calon-calon unggulan seperti Danny, None, Appi dan Dg Ical. Di Maros, Bulukumba dan Pangkep seperti itu juga,”jelas Nurmal.
Sementara daerah daerah seperti Lutra, Lutim, Barru, Torut dan Toraja, suara relatif akan menyebar kedua poros saja, yaitu incumbent dan penantangnya. “Sementara Soppeng dan Gowa dukungan suara relatif akan sangat stabil dengan petahanan yang akan dominan,”jelasnya.
Dosen komunikasi dari UIN Alauddin Dr Firdaus Muhammad menilai jika beberapa figur di daerah cukup unggul berdasar survei, tentunya karena mereka populer dan ketokohannya diunggulkan. “Artinya peluang mereka besar selama mampu perkuat jaringan pertai dan pendamping yg serasi dan saling dukung elektabilitasnya,”pungkas Firdaus. (rif)




×


Peluang Petahana Cukup Besar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar