MAKASSAR, BKM–Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Syafrullah, mengklaim bakal menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk tahun 2019 sebesar Rp1,2 miliar.
Menurutnya, hal tersebut sudah sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Namun PAD yang berasal dari deviden itu akan disetorkan pada tahun 2020 mendatang.
“Kalau merugi mana bisa setor dividen. Deviden berdasarkan juga dari Kantor Akuntan Publik, tak langsung main setor saja,” katanya.
Ia menambahkan, bahwa sebelum dilakukan penyetoran deviden, PD Pasar bakal diperiksa terlebih dahulu di Kantor Akuntan Publik (KAP), terkait pengelolaan anggarannya. KAP adalah badan usaha yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan sebagai wadah bagi akuntan publik dalam memberikan jasanya.
Sementara tahun 2018, PD Pasar hanya berhasil mencapai target sebesar Rp800 juta. Jadi ada peningkatan 50 persen. Kendati demikian, ia menerangkan bahwa yang menjadi penentu adalah Kantor Akuntan Publik Independen.
Sebelumnya, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengatakan, semua Perusda realisasinya buruk. Apalagi, realisasi yang dimasukkan pada tahun 2019 adalah hasil kerja pada 2018. Sementara, katanya, hasil kerja tahun 2019 akan dimasukkan di 2020.
“Jadi sebenarnya tidak ada kaitannya realisasi PAD saat ini, realisasi Perusda ini, dengan hasil kerjanya saat ini. Realisasi yang dimasukkan di 2019 ini adalah target dari hasil kerja 2018,” terangnya.
Iqbal pun memastikan bakal melakukan evaluasi dalam waktu dekat. Ia juga mempertanyakan soal penetapan target pada waktu penyusunan target APBD 2019.
“Pekerjaan hari ini dimasukkan nanti di realisasi 2020. Realisasi yang rendah di 2019 adalah hasil pekerja 2018,” paparnya.
Menyoal target pendapatan yang mengalami penurunan, Iqbal menegaskan, kesalahan pertama lantaran menargetkan di luar kemampuan. Sementara setiap perusda tak mampu mencapai target tersebut.
Ia pun mengatakan tak menutup kemungkinan dirinya akan melakukan evaluasi terhadap Direksi Perusda.
“Bisa saja kita evaluasi semua. Bergantung kebutuhan,” tutup Iqbal.(nug)
PD Pasar Janji Setor PAD Rp1,2 M
×

