GOWA, BKM — Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di seluruh Indonesia akan digelar pada September 2020. Salah satu pelaksana Pilkada adalah Kabupaten Gowa. Secara turun temurun Kabupaten Gowa selalu docap sebagai zona merah atau wilayah potensi ricuh.
Namun beberapa pesta demokrasi rakyat yang telah digelar di Gowa ternyata mampu menyingkirkan indikasi zona merah tersebut. Bahkan tiga kali pelaksanaan pemilihan di Gowa yakni tahun 2015 lalu Pilkada Gowa, kemudian Pilgub 2017 dan Pemilu/Pileg/Pilpres 2019 lalu, Gowa tercatat sebagai zona hijau.
Pertanda bahwa Gowa mampu menghindari kekisruhan meski indikasi-indikasi ricuh sempat mencuat. Hal itu terjadi akibat masyarakat Gowa mampu menjaga kekondusifan sehingga Gowa terhindar dari klaim zona merah.
Meski demikian, Kapolres Gowa, AKBP Boy FS Samola tidak mau lengah. Pihaknya terus melakukan persiapan pencegahan dan antisipasi potensi ricuh khususnya jelang Pilkada 2020 mendatang.
Salah satu persiapan yang dilakukan adalah melakukan kunjung dan menemui sejumlah elemen masyarakat. Kegiatan menyentuh masyarakat pada lini atas hingga paling bawah itu dilakukan Kapolres semata-mata ingin menciptakan Gowa tetap aman terkendali baik jelang, saat, dan setelah pemilihan kepala daerah atau pemilihan bupati dan wakil bupati nanti.
”Masalah keamanan daerah ini, bukan hanya tanggung jawab Polres Gowa. Tapi kami juga berharap agar semua elemen masyarakat termasuk partai politik dapat bekerjasama menjaga keamanan Kabupaten Gowa. Sebab sudah menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelas AKBP Boy Samola kepada Berita Kota Makassar baru-baru ini di Mako Polres Gowa.
Boy mengimbau agar masyarakat Gowa tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita yang belum jelas sumbernya. ”Kami juga akan melakukan edukasi masyarakat agar nantinya tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita hoaks yang dapat memecah belah bangsa,” tambah Boy Samola. (sar/mir)
Kapolres Gowa Ingatkan Masyarakat Hindari Hoaks
×

