JENEPONTO, BKM — Kabupaten Jeneponto berupaya keras untuk menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) pada tahun 2020 mendatang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan pertemuan penyusunan Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak (RAD KLA).
Pertemuan itu berlangsung di ruang Tamarunang kantor Bappeda Jeneponto, Jalan Lanto Daeng Pasewang, akhir pekan lalu. Kegiatan yang dibuka Sekretaris Bappeda Jeneponto, Nuzuluddin Ngallo, diikuti 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Jeneponto dan LSM Pattiro Jeka.
Dalam pertemuan itu, Bappeda Jeneponto melibatkan Kepala Seksi Perlindungan Khusus Anak dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan, Nurseha, sebagai narasumber.
”Pertemuan penyusunan Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak ini bertujuan melakukan penyusunan matriks penilaian KLA dengan acuan Renstra masing-masing OPD Pemkab Jeneponto,” jelas Sekretaris Bappeda Jeneponto, Nuzuluddin Ngallo.
Sementara Direktur Pattiro Jeka, Suryani Hajar, berharap, Kabupaten Jeneponto dapat mengikuti penilaian Kabupaten Layak Anak tahun 2020. ”Untuk mewujudkan itu, OPD harus bersinergi dan berintegrasi dalam pengisian indikator penilaian KLA. Tidak boleh lagi ada dinas yang tidak mau memberikan datanya. Karena ini akan memengaruhi nilai akhir nanti,” kata Suryani Hajar. (krk/mir/c)
2020, Jeneponto Optimis Raih KLA
×

