MAKASSAR, BKM–Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin, mengeluhkan, penurunan pendapatan Rumah Sakit kelas B lantaran sistem rujukan BPJS. Rujukan BPJS harus melewati rujukan bertahap ke rumah sakit kelas D, C, lalu B.
“Jadi Rumah Sakit Pemerintah tipe B tidak dapat pasien karena tertahan di tipe C semua. Memang terjadi pergeseran distribusi pelayanan antar kelas Rumah Sakit,” kata Naisyah.
Naisyah mengakui, Rumah Sakit milik pemerintah mengalami penurunan pada tahun ini. Bila merujuk pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp50 miliar. Tahun ini hanya sebesar Rp20 miliar.
Berdasarkan hal itu, kunjungan ke Rumah Sakit tipe B semakin menurun. Ia pun menilai bahwa RS tipe C di Makassar masih kurang sehingga seharusnya ada yang langsung dirujuk ke tipe B.
Sementara di lain pihak, Naisyah menyebut banyak daerah tertentu seperti ujung kota yang tak memiliki RS tipe B sehingga masyarakat yang berada di area tersebut harus pergi ke tempat jauh.
“Ke Rumah Sakit tipe C yang jauh, seharusnya memanfaatkan Rumah Sakit tipe B yang ada dekat situ,” paparnya.
Adapun Rumah Sakit tipe B milik pemerintah antara lain, RSUD Makassar, RSUD Labuang Baji, RSUD Haji Makassar, RSU Dadi.
Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb pun hendak memastikan target kesehatan Kota Makassar tercapai melalui penyusunan program kerja pada 2019.
Hal itu ia sampaikan di sela-sela kegiatan rapat kerja kesehatan daerah Dinas Kesehatan Kota Makassar.
Selain pendidikan, Iqbal menyatakan kesehatan merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah. Lantaran hal itu menyangkut kehidupan khalayak.
“Jadi memang kita harus serius,” katanya di Hotel Horison, Makassar, Kamis (26/12).
Ia menegaskan bahwa seluruh pembiayaan masalah kesehatan mesti dirasakan masyarakat. Sehingga semua masyarakat mendapat jaminan kesehatan.(nug)
Dinkes Keluhkan Turunnya Pendapatan Rumah Sakit
×

